SuaraSumsel.id - Tindakan asusila dialami oleh seorang Anak Baru Gede (ABG) berinisial Ky (15), warga Desa Karang Caya, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.
Para pelaku pun berhasil ditangkap oleh Polres Empat Lawang.
Kapolres Empat Lawang, AKBP Patria Yuda Rahardian SIK melalui Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP M Tohirin didampingi Kanit Pidum Ipda Adien mengungkapkan bagaimana aksi kejam itu terjadi.
“Benar, empat dari enam tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur berhasil kita tangkap. Sedangkan dua tersangka lagi masih buron, namun kita sudah mengantongi identitas kedua pelaku ini,” kata Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP M Tohirin disitat dari Sumselupdate-jaringan Suara.com, Rabu (5/1/2022).
AKP M Tohirin mengatakan, peristiwa asusila bermula saat korban Ky dijemput oleh tersangka Insan (DPO) menuju rumah tersangka Raka pada Senin (27/12/2021) sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah sampai di rumah tersangka Raka, korban sudah melihat lima pelaku lain yang tidak dikenalnya.
Kemudian para pelaku tersebut mengajak korban untuk berkenalan, tidak lama kemudian korban diajak mengobrol oleh pelaku Yok (nama panggilan).
Setelah melampiaskan nafsu syahwatnya, korban disuruh istirahat.
Tag
Berita Terkait
-
Tujuh Daerah di Sumsel Melebihi Target Vaksinasi 70 persen
-
Sodomi Santri Selama 4 Tahun, Guru Ngaji di Lubuklinggau Ditangkap
-
Terungkap Peran 4 Terduga Teroris Sumsel, Sembunyikan DPO Kelompok JI
-
Pengakuan Kades Soal Terduga Teroris Ditangkap di Lubuklinggau: Bukan Warga Asli
-
Fakta Baru, Gadis Lubuklinggau Dirudapaksa Paman Setelah Dua Hari Kematian Ayah
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
PTBA Perkuat Transformasi Digital dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDER SAP
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan
-
Bupati PALI Asgianto Diperiksa KPK, Terungkap Daerahnya Gagal Raih WTP Selama 13 Tahun
-
Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang