SuaraSumsel.id - Harga daging dan telur ayam ras di Palembang, Sumatera Selatan, tetap tinggi tepat h-1 tahun baru. Kenaikan harga kedua komoditas tersebut bervariasi.
Yulia, pedagang di Pasar Lemabang, Palembang, mengatakan kenaikan harga telur ayam ini membuatnya dirinya mengalami penurunan omset penjual sekitar 50 kg per hari. Saat ini, omset telur ayam hanya 40-45 kg per hari.
Ali, pedagang telur di Pasar Perumnas Palembang, mengatakan kenaikan harga telur ayam ini sudah terasa sejak sepekan terakhir karena dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan.
"Biasanya, momen Tahun Baru ada kenaikan harga, dan kini telur ayam yang cukup terasa," akunya.
Sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga mengalami kenaikan seperti daging ayam poong dari Rp30.000 per kg menjadi Rp35.000 per kg.
Sementara, untuk jenis sayuran tergolong stabil yakni bawang merah Rp24.000 per kg, bawang putih Rp24.000 per kg, cabai merah Rp28.000 per kg, wortel Rp12.000 per kg, dan kentang Rp10.000 per kg. Demikian juga dengan harga daging sapi bertahan di harga Rp120.000 per kg.
Begitu pula untuk ikan di antaranya, ikan patin dari Rp20.000 per kg menjadi Rp25.000 per kg, ikan lele dari Rp20.000 per kg menjadi Rp22.000 per kg, ikan nila dari Rp25.000 per kg menjadi Rp28.000 per kg.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel Ruzuan Effendi mengatakan kenaikan harga bahan pokok pangan bukan hanya terjadi di Palembang namun seluruh wilayah di Tanah Air.
"Sudah lebih dari sepekan, memang saat ini harga telur ayam dan daging ayam ras potong yang sedang tinggi," kata dia.
Baca Juga: Kaleidoskop Sumsel 2021: 5 Peristiwa Heboh, Donasi Palsu Rp2 Triliun Akidi Tio
Kenaikan harga ini dikarenakan permintaan yang cukup tinggi pada momen Natal dan Tahun Baru. (ANTARA)
Berita Terkait
-
4 Fakta Pimpinan Ponpes OKUS Rudapaksa Santriwati hingga Hamil
-
Harga Telur dan Ayam Potong Naik, Sekjen Peternak Unggas: Siklus Tahunan Saja
-
Masih Berpeluang di Leg 2 Piala AFF, Kapten Timnas Indonesia: Belum Usai
-
Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Turun Usai Momen Tahun Baru, Ini Alasannya
-
Harga Telur dan Minyak Goreng Masih Tinggi Jelang Tahun Baru, Ini Penjelasan Kemendag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dua Warga Tertembak dan Mess Dibakar, Bagaimana Kerusuhan di PT BCP Group Wilmar Bermula?
-
Dua Warga Alami Luka Tembak, Mess PT BCP Dibakar: Apa yang Terjadi di Lempuing?
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?