SuaraSumsel.id - Penambangan bijih timah ilegal di Sungai Mangkol, Kabupaten Bangka Tengah marak, sehingga sungai mengalami pendangkalan yang memicu banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengungkapkan banyak tambang timah ilegal yang beroperasi di kaki Sungai Mangkol.
"Hasil survei kemarin, banyak tambang-tambang timah ilegal beroperasi di kaki bukit dan Sungai Mangkol," kata Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa, di Pangkalpinang, Selasa.
Penambangan bijih timah inkonvensional di aliran sungai dan kaki bukit Mangkol ini tidak hanya merusak lingkungan hutan dan sungai, tetapi menimbulkan sendimentasi tinggi yang menyebabkan pendangkalan di hulu dan hilir sungai.
"Selama ini pemicu banjir selain curah hujan dan air laut pasang, juga disebabkan pendangkalan aliran dan muara sungai yang tinggi," ujarnya pula.
Dalam mengantisipasi bencana banjir selama musim hujan ekstrem ini, pihaknya telah melakukan survei di beberapa sungai, dan ditemukan puluhan tambang-tambang ilegal beroperasi di kaki bukit dan Sungai Mangkol ini.
"Kami tidak berwenang menertibkan tambang-tambang yang beroperasi di kawasan terlarang ini, dan untuk masalah penertiban kami serahkan kepada aparat penegak hukum," katanya pula.
Ia menyatakan saat ini kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai sudah sangat baik. Jadi sekali lagi, pendangkalan sungai ini bukan sampah masyarakat.
"Pendangkalan sungai ini disebabkan sampah-sampah dari hasil penambangan bijih timah yang beroperasi di hulu sungai ini," katanya lagi. (ANTARA)
Baca Juga: Daya Tampung 20 Lapas dan Rutan di Sumsel Masih Melebihi Kapasitas
Tag
Berita Terkait
-
Ekspor Cumi-cumi Beku Dari Belitung Tembus 601 Ton
-
Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Babel Bertambah Jadi 1.462 Orang
-
Kabupaten Belitung Nihil Kasus Baru Covid-19 Saat Perayaan Natal
-
Mantan Direksi Freeport, Achmad Ardianto Diangkat Jadi Dirut PT. Timah
-
Jajaran Tinggi Bangka Belitung dan BKSDA Sumsel Lepasliarkan Elang Brontok di Menumbing
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
5 Fakta Kepulangan Pekerja Migran Sumsel dari Kamboja, Ternyata Tidak Semudah yang Dibayangkan
-
BRI Perluas Layanan Super Apps BRImo, Pesan Obat Kini Semakin Efisien: Langsung ke Apotek K-24
-
5 Fakta Sumur Minyak Baru di Abab, Potensi 505 BOPD dan Harapan Baru Energi Nasional
-
BRI dan Desa BRILiaN Perkuat BUMDes Manemeng Dorong Ekonomi Desa Berkelanjutan