SuaraSumsel.id - Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan pasien Covid-19 meninggal bertambah satu, sehingga total jumlah kematian orang akibat virus corona di wilayah itu menjadi sebanyak 1.462 jiwa.
"Dengan bertambahnya kasus kematian ini, maka tingkat kematian pasien akibat Covid-19 sebesar 2,79 persen," kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Senin (27/12/2021).
Ia menjelaskan berdasarkan data terbaru pasien meninggal akibat Covid-19 bertambah satu di Pangkalpinang, sehingga total kematian orang akibat virus corona ini sebanyak 1.462 jiwa tersebar di Pangkalpinang 298, Bangka 364, Bangka Tengah 181, Bangka Barat 141, Bangka Selatan 153, Belitung 233 dan Belitung Timur 92 orang.
Sementara itu, pasien sembuh dari Covid-19 juga bertambah 2 orang dengan kumulatif 50.865 jiwa tersebar di Pangkalpinang
13.330, Bangka 9.474, Bangka Tengah 6.438, Bangka Barat 5.640, Bangka Selatan 3.343, Belitung 7.548 dan Belitung Timur 5.236 jiwa.
"Dengan adanya penambahan pasien sembuh ini, maka tingkat kesembuhan orang dari virus corona ini mencapai 97,16 persen," ujarnya.
Ia mengatakan kasus orang terpapar virus corona juha bertambah 1 dengan kumulatif 52.354 jiwa tersebar di Pangkalpinang 13.640, Bangka 9.839, Bangka Tengah 6.625, Bangka Barat 5.640, Bangka Selatan 3.498, Belitung 7.784 dan Belitung Timur 5.328 jiwa.
"Hari ini penambahan kasus Covid-19 hanya terdapat di Bangka Selatan, sementara kabupaten/kota lainnya nihil kasus harian Covid-19 ini," katanya.
Ia menambahkan saat ini pasien Covid-19 yang masih menjalani isolasi sebanyak 27 orang tersebar di Pangkalpinang 12, Bangka Tengah 6, Bangka Barat 3, Belitung 3, Bangka Selatan 2 dan Bangka 1 orang pasien.
"Dalam sepekan terakhir ini, Belitung Timur nihil pasien Covid-19 sehingga negeri laskar pelangi itu sudah berada di zona hijau Covid-19," demikian Mikron Antariksa. (Antara)
Baca Juga: Kabupaten Belitung Nihil Kasus Baru Covid-19 Saat Perayaan Natal
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap