SuaraSumsel.id - Dokter kecantikan Richard Lee, ditangkap polisi lagi pada Senin (27/12) malam. Istrinya, Renie Effendi menginformasikan penangkapan tersebut.
Dokter Richard Lee sendiri ternyata sudah mengetahui soal penangkapan ini dari jauh-jauh hari yang diketahui dari video YouTube yang diunggah oleh staf dr. Richard di kanal YouTube.
Richard Lee menjelaskan bahwa dia membuat video itu pada tanggal 19 Desember 2021. Jika itu tayang, maka dia artinya sudah ditahan.
“Kalau video ini tayang, artinya saya sudah ditahan. Mungkin dari pihak kejaksaan atau kepolisian. Video saya buat jauh sebelum dari tanggal itu, video ini saya buat di tanggal 19 Desember,” kata Dokter Richard Lee, dilihat Hops.ID pada Selasa (28/12/2021).
“Tahu akan ditangkap lagi, benar-benar menyakiti hati saya. Saya dengar kabar bahwa dalam waktu dekat saya akan ditangkap lagi dan kali ini akan lebih berat karena akan maju di persidangan. Dan itu benar-benar menyakiti hati saya sekali, menyakiti hati keluarga saya,” ujar dia.
Mendengar kabar tersebut, Dokter Richard mengatakan orang tuanya sedih. “Papa saya nangis. Tadi pagi mama saya nelpon. Saya bosan menguatkan mama saya dan bilang saya baik-baik saja dan tetap akan mencari jalan terbaik untuk diri saya,” lanjut dia.
“Dan sumpah ini benar-benar enggak sepadan dengan apa yang saya lakukan, enggak sepadan dengan perjuangan yang saya lakukan. Saya cuma ingin nyelametin orang lain,” katanya.
Jika memang pada akhirnya konten edukatifnya bisa berujung pada penahanan dirinya, Richard mengaku tidak ikhlas.
“Tapi kalau misalnya review saya berujung pada penangkapan, saya bongkar semuanya ini, saya bongkar mafia ini, berujung pada saya ditangkap, benar-benar enggak pantas. Benar-benar saya enggak ikhlas dan benar-benar enggak sepadan dengan apa yang saya kerjakan,” tegas dia.
Baca Juga: Palembang Diguyur Hujan Sore Ini, Berikut Prakiraan Cuaca Sumsel 28 Desember 2021
Dokter Richard juga mengaku menyesal telah membuat konten edukasi soal kecantikan yang pada akhirnya membuat dirinya terancam dipenjara.
“Saya cuma pengin bantu orang banyak, pengin nyelametin orang banyak. Saya bahagia karena makin banyak orang yang terselamatkan, makin banyak orang yang jadi sadar. Tapi jika apa yang saya dapatkan seperti ini, sumpah saya benar-benar menyesal melakukan itu. Andai waktu bisa saya putar kembali, saya enggak akan bongkar ini semuanya,” tutur Dokter Richard.
“Saya enggak mencari keuntungan dari ini semuanya. Saya cuma pengin di setiap saya me-review dan saya kasih tahu bahwa modus seperti ini di video tersebut enggak pernah saya mengatakan ‘pakai produk saya’. Enggak pernah sekalipun. Kadang, saya mempromosikan produk saya sendiri, kenapa enggak? Produk saya sudah BPOM, sudah aman dan saya akan lakukan itu di video yang terpisah,” sambung ia.
“Tapi sepertinya banyak orang yang terusik dengan kehadiran saya. Banyak orang yang ingin saya menghilang. Saya bener-bener sedih. Saya kasihan dengan keluarga saya. Saya berharap video ini tidak pernah saya upload. Dan saya menemukan jalan lain untuk keluar dari permasalahan saya. Kalau memang video ini harus diunggah oleh staf saya, semoga Tuhan memberkati saya dan keluarga saya semuanya. Amin,” pungkas Dokter Richard Lee dalam videonya.
Berita Terkait
-
Tak Terima, Richard Lee Bandingkan Kasusnya dengan Koruptor hingga Rachel Vennya
-
dr Richard Lee Beberkan Kasus Illegal Access, Berawal dari Facebook
-
Ditahan Gegara Kasus Illegal Access, dr Richard Lee Singgung Mafia
-
Dokter Richard Lee Ditangkap Lagi: Benar-benar Menyakiti Hati Saya
-
dr Richard Lee Terancam 8 Tahun Penjara, Istri Nangis-Nangis Minta Tolong ke Jokowi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban