SuaraSumsel.id - Sebuah video memperlihatkan adanya keributan yang terjadi di sebuah gereja. Tampak, ada beberapa warga masuk ke dalam ruangan yang masih dalam proses pembangunan tersebut.
Warga datang lalu mempertanyakan dan melarang perayaan natal. Suara perempuan berusaha mencoba menjelaskan, jika mereka sedang merayakan natal.
Akibatnya warga pun mendesak agar menghentikan aktivitas natal tersebut. Namun perempuan masih bersekukuh mengatakan jika mereka merayakan natal hanya setahun sekali.
"Ini perayaan natal, kami merayakan setahun sekali," ujar perempuan.
Namun, warga tetap melarang.
Perempuan pun menyatakan jika perayaan natal diakui seluruh dunia. "Seluruh dunia melaksanakan natal," sambung dia,
Sayangnya, warga tetap melarang perayaan natal tersebut. Sementara, warga pun meminta agar proses pelarangan natal jangan direkam.
"Matikan itu lagu, video, buat apa rekam," ujar warga.
Bahkan warga lainnya sempat mengeluarkan kata-kata yang keras. Video ini pun dibagikan oleh akun Permadi Arya @permadiaktivis2
Baca Juga: Palembang Diguyur Hujan Sore Ini, Berikut Prakiraan Cuaca Sumsel 28 Desember 2021
Narasinya dia menulis jika persekusi ibadah natal di gereja GPI Tulang Bawang Lampung. analisa video sepertinya ada oknum warga coba hentikan misa natal. saya sudah lapor ke stafsus @kemenag_ri ndan bib @kangzaman , beliau butuh kronologi lengkap: kapan & dimana lokasi pastinya agar kemenag bisa tindak lanjuti. jadi kalo ada yang tau, mohon info, terima kasih.
Warganet yang mengetahui video ini pun dibuat geram. Bahkan menyayangkan adanya TNI dan polisi yang terekam video namun tidak mengambil tindakan.
"Tni polisi...keamanan masyarakat yang terganggu kenapa malah diam pak..." kata tappilemilio.
"Jahat banget ya orang-orang itu ya bang.. tega," tulis warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Jemaat Gereja GPI Tulang Bawang Dilarang Ibadah Natal, Ini Langkah Kapolres
-
Digitalisasi Ekonomi Berperan Menjaga Ekonomi Lampung di Masa Pandemi COVID-19
-
Warga Larang jemaat Gereja GPI Tulang Bawang Ibadah Natal, Ini Penjelasan Polisi
-
BIN Gelar Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Lampung Selatan Mulai Hari Ini
-
Viral Warga Larang Jemaat Gereja GPI Tulang Bawang Laksanakan Ibadah Natal
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video