SuaraSumsel.id - Klub Sriwijaya FC harus menenggalamkan mimpinya kembali ke liga 1 laga Indonesia musim depan. Hanya mampu menahan imbang saat menghadapi Rans Cilegon FC membuat poin Sriwijaya hanya berada di posisi ketiga di Group X.
Sebelumnya, Sriwijaya FC dan Persis Solo memiliki poin yang sama, namun karena pada saat bersamaan Persis Solo mampu menghasilkan dua gol saat menghadapi Persiba Balikpapan, membuat posisinya di klasemen di posisi kedua.
Dengan demikian, dua klub yang melaju ke semifinal liga 2 dari Group X, ialah Rans Cilegon FC dan Persis Solo.
Atas perolehan ini, Pelatih Sriwijaya FC, Nil Maizar mengungkapkan permohonan maafnya kepada masyarakat Sumatera Selatan. Menurut dia, permainan yang dibawakan para anak asuhnya sudah cukup baik.
Bahkan sudah mampu memberikan menyerang dan memberikan peluang yang bagus dalam menekan Rans Cilegon FC. Namun, situasinya memang belum memungkinkan.
"Sebagai pelatih, pertama, tentu saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan. Saya meminta maaf. Degan hasil ini," katanya.
Dikatakan Nil Maizar, penampilan Sriwijaya FC sudah sangat baik dalam perjalanan musim ini.
"Kita sudah tampil (terbaik), namun kehendak Tuhan berkala lain. Saya meminta maaf," sambungnya.
Dalam perjalanan musim ini, Nil Maizar memungkapkan seluruh anak asuhnya secara umum sudah berjuang. Karena itu pun, sebagai pelatih, mengapresiasikan seluruh perjuangan pemain selama ini.
Baca Juga: Tersangka Kasus Narkoba Indra Yosef, Dilantik Jadi Kades di Polda Sumsel
"Secara umum, saya apresiasi dan sudah berjuang. Saya mengucapkan terimakasih," ujarnya.
Nil Maizar pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh pendukung Sriwijaya FC, yang sudah mendukung sepenuhnya tim. Ucapan terimakasih terkhusus disampaikan kepada suporter yang datang langsung lapangan memberikan dukungan.
"Saya terimakasih kepada semua yang mendukung seluruh Sriwijaya FC, sudah mendukung sepenuhnya dan sampai menonton langsung. Mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam perjalanan Sriwijaya FC selama ini," pungkas Nil Maizar.
Perwakilan pemain pun menyampaikan hal yang sama. Para pemain Sriwijaya FC memohon maaf kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan atas perolehan pertandingan Rabu (22/12/2021) malam.
Perjalanan Sriwijaya FC cukup baik sejak penyisihan. Berada di derby Sumatera, Sriwijaya FC mampu mempertahankan klasemen di posisi teratas.
Saat di group penyisihan, Sriwijaya FC mampu mengantongi 20 poin dengan kemenangan enam kali, imbang dua kali dan kalah dua kali.
Tag
Berita Terkait
-
RANS Cilegon FC Lolos ke Semifinal, Sriwijaya FC Kubur Impian ke Liga 1
-
RANS Cilegon FC ke Semifinal Liga 2, Begini Komentar Rahmad Darmawan
-
Brace Ferdinand Sinaga Bawa Persis Solo ke Semifinal Liga 2 2021
-
Ini Alasan Yenni Wahid Sebut Dua Calon Ketum PBNU Dekat dengan Gus Dur
-
Tersangka Kasus Narkoba Indra Yosef, Dilantik Jadi Kades di Polda Sumsel
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Apresiasi Nasabah Loyal, BRI Gelar Undian Debit FC Barcelona
-
82 Ribu Kilo Liter Solar Ilegal Disita di Sungai Musi, Ada Dugaan Jaringan Besar di Baliknya?