SuaraSumsel.id - Viral di media sosial penganiayaan di Jalan Lebong Gajah, Perumnas Sako, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Dalam video yang beredar tampak seorang dianiaya pria. Penganiayaan di Perumnas Sako ini berujung pada kematian korban. Korban diketahui berinisial EH (36).
Sementara pelaku diduga adalah tetangga sendiri inisial S melarikan diri. Kapolsek Sako Palembang AKP Evial Kalza menerangkan, antara korban dan pelaku sudah saling kenal.
Sebelum penganiayaan terjadi, korban dan pelaku sempat terlibat cek-cok terlebih dahulu.
“Kejadiannya sekitar pukul 22:00 WIB, di Perumnas jalan Lebong Gajah, tim opsnal kita langsung ke lokasi,” ungkap Kapolsek Sako Palembang AKP Evial Kalza dikutip dari Sumselupdate.com--jaringan Suara.com.
AKP Evial Kalza menerangkan, dari informasi yang diterimanya korban meninggal dunia setelah sempat di bawa lari ke rumah sakit terdekat.
“Tapi bukan pembunuhan, itu penganiayaan. Pasalnya antara korban dan pelaku itu tinggal berdekatan, diduga bermula dari cek-cok,” ungkapnya.
“Untuk detail kejadiannya kita belum bisa menjelaskan, namun identitas pelaku sudah kita dapat. Sementara untuk korban meninggal di rumah sakit, kita belum mendapatkan keterangan saksi (keluarga) karena kini tengah mengurus jenazah,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, hingga saat ini Polsek Sako belum menerima laporan dari pihak keluarga korban EH (36), sedangkan pelaku berinisial S menurut AKP Evial Kalza pasca kejadian langsung kabur melarikan diri.
Baca Juga: Viral Aksi Jambret Sasar Penumpang Bajaj di Gambir
“Sebab kita juga tadi malam fokus mencari pelaku di sekitar Palembang sampai subuh pukul 05:00 WIB, sepertinya pelaku sudah kabur keluar kota,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap