SuaraSumsel.id - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB Marwan Dasopang blak-blakan meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyoroti seleksi guru yang mengajar di pesantren.
Hal itu dikatakan Marwan Dasopang saat merespons langkah Kementerian Agama (Kemenag) yang akan melakukan investigasi seluruh pesantren dan madrasah di Indonesia.
"Bagaimana proses berdiri pesantren itu sudah ada (mekanismenya), tetapi ada enggak sampai menyeleksi guru-guru yang diterima di sana," jelas Marwan Dasopang melansir wartaekonomi.co.id-jaringan Suara.com, Rabu (15/12).
Secara normal, guru-guru yang diterima di suatu pesantren tentu guru yang baik. Perlu kiranya ditambah satu elemen lagi, yakni dimasukannya komponen kekerasan seksual menjadi poin seleksi para guru tersebut.
"Begitu pesantren berdiri dan merekrut semua SDM yang dibutuhkan, di situ harus ada yang disebut (cara) menangkap potensi adanya kekerasan seksual," katanya.
Selain itu, ke depan pencegahan kekerasan seksual tak bisa berhenti di situ saja.
Marwan Dasopang mengatakan harus ada pengawasan berkelanjutan, termasuk kegiatan di luar jam pelajaran di pesantren.
"Komponen pengawasannya harus ada tentang kekerasan seksual. Kalau investigasi menteri menyasar ke situ, kami dukung, lah," katanya.
Gus Yaqut memang akan menginvestigasi seluruh pesantren dan madrasah.
Baca Juga: Jalin Kerjasama, Sumsel dan Rumania Bahas Modifikasi Cuaca Dukung Food Estate
Gus Yaqut ingin melakukan mitigasi awal agar kejadian bejat yang dilakukan guru Herry Wirawan ke santriwatinya tak lagi terulang.
Tag
Berita Terkait
-
Jenazah Laura Anna Dikremasi, Sang Kakak Ungkap Alasannya
-
Pajero Sport Tabrak Bentor dan Becak, 1 Tewas dan 3 Kritis
-
Sodomi Santri Selama 4 Tahun, Guru Ngaji di Lubuklinggau Ditangkap
-
Pemda Diminta Waspada Virus Omicron, Percepat Vaksinasi COVID-19
-
Puluhan Pekerja Spa dan Kafe Wanita Diperiksa, Terjaring Razia Prokes
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel