SuaraSumsel.id - Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan, Palembang ambruk. Kejadian yang sudah berlangsung hampir tiga bulan ini mengakibatkan rumah dan akses jalan ratusan Kepala Keluarga (KK) terendam banjir.
Banjir yang disebabkan karena tumpukan sampah tersebut menutupi Daerah Aliran Sungai (DAS) hingga merendam perumahan dan jalan-jalan kelurahan Sukajaya. Akibatnya, ratusan warga terutama di perumahan Griya Buana II terdampak banjir.
Pengakuan warga yang terdampak banjir Coki, banyak warga yang mengeluhkan terjadinya banjir. Dia mengungkapkan jika warga semakin mengeluhkan terjadinya banjir yang merendam jalan utama.
Akibatnya, jalan utama tersebut tidak bisa dilintasi, akibat ditutup. Penutupan tersebut akibat tumpykan sampah di TPA Sukawinatan.
"Kami kesulitan, jalan harus memutar," ujarnya kepada Suarasumsel.id, Senin (13/12/2021).
Diungkapkan Coki, akibat jalan utama di komplek yang harus ditutup mengakibatkan warga harus memutar jauh. Memutar jalan utama yang memakan waktu, membuat warga sulit.
"Gimana ya, jalan penghubung ke Sukawinatan dari perumahan kami ditutup, sehingga kami harus memutar ke jalan kuburan Cina," aku Coki.
Peristiwa banjir ini dibenarkan oleh Pemerintah Camat. Camat Sukarame Muhamad fadly, S.STP, mengungkapkan jika banjir tersebut sudah terdampak bagi 192 Kepala Keluarga (KK).
"Dari banjir tersebut, setidaknya sebanyak 192 KK yang terdampak banjir," ujarnya.
Baca Juga: Cerita Wong Sumsel Pakai Plat Mobil Pempek di New Zealand, Didoakan Jadi Gubernur
Pemerintah kecamatan juga sudah berkordinasi dengan Dinas PUPR agar tumpukan sampah yang menutupi anak sungai tersebut dapat segera dibersihkan.
Kontributor: Jimmi Purwanto
Tag
Berita Terkait
-
Bikin Terenyuh, Gala Sky Seketika Cium Potret dan Memanggil Bibi Ardiansyah
-
Kisah Pilu Gadis di Lubuklinggau, Dua Hari Ayah Meninggal Dirudapaksa Paman
-
Viral Penyu Mati di Tumpukan Sampah Kiriman di Pantai Berawa Bali
-
Cerita Wong Sumsel Pakai Plat Mobil Pempek di New Zealand, Didoakan Jadi Gubernur
-
Petisi Boikot Nikita Makin Ramai Diteken, Warganet: Dia Penebar Kebencian
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang
-
Musda Golkar Sumsel Dibuka Ketum Bahlil, Perebutan Kursi Ketua Mengarah ke Andie Dinialdie?