SuaraSumsel.id - Dukungan pada KH Yahya Cholil Staquf atau dikenal sebagai Gus Yahya makin menguat. Dukungan datang dari Wakil Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muhammad Aqil Irham yang mengatakan Gus Yahya adalah sosok pas memimpin NU.
"Gus Yahya, sosok yang paling pas untuk memimpin NU dengan gagasan-gagasannya yang sangat penting," kata Aqil di Jakarta, Sabtu.
Salah satu gagasan Gus Yahya adalah melakukan transformasi konstruksi organisasi NU ke depan untuk optimalisasi di dalam mengaktualisasikan semua potensi-potensi yang dimiliki NU.
"Hal itu dipastikan akan berimplikasi positif baik bagi internal NU sendiri maupun bagi bangsa dan masyarakat pada umumnya," ujarnya.
Selain itu, Gus Yahya dinilai mampu mengomunikasikan isu-isu internasional dalam perspektif ke-NU-an, seperti isu perdamaian, kemanusiaan, dialog antaragama, HAM, dan demokrasi.
Gagasan mendasar Gus Yahya tersebut perlu didukung seluruh kader NU.
"Dengan terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU maka gagasan-gagasan strategis tersebut tentu akan lebih mudah terimplementasikan dengan baik," katanya.
Gagasan Gus Yahya tersebut sejalan dengan pemikiran KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam membangun organisasi sekaligus mengoptimalkan peran gerakan dalam menghasilkan kemanfaatan.
"Dulu Gus Dur membangun gagasan-gagasan, dan menciptakan gerakan. Selain membawa perubahan mendasar dalam kehidupan kita sebagai warga NU, Gus Dur juga berhasil menggunakan dan mengkapitalisasi gerakan untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang ada," ujarnya.
Baca Juga: Masyarakat 3 Kabupaten di Sumsel Tidak Patuh Pakai Masker Selama Pandemi COVID-19
Terkait peluang Gus Yahya sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar Ke-34 NU, Aqil mengklaim Gus Yahya merupakan calon terkuat.
"Gus Yahya adalah sosok terkuat sebagai calon Ketua Umum PBNU, sekaligus sosok yang paling pas untuk memimpin NU saat ini," katanya.
Muktamar Ke-34 NU akan digelar di Provinsi Lampung pada 23-25 Desember. Selain Gus Yahya, kandidat Ketua Umum PBNU lainnya adalah KH Said Aqil Siroj, calon petahana yang segera mengakhiri periode kedua kepemimpinannya di NU.
Dukungan Gus Yahya sangat nyata dan banyak. Hal itu terlihat saat Konferensi Besar di PBNU pada Selasa (7/12/2021) lalu, di mana Gus Yahya terlihat didampingi oleh lebih dari 80 persen Ketua dan Rais Syuriah PWNU se-Indonesia. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Warga NU Dihimbau Tak Perlu Berbondong-bondong "Ngalap Berkah", Saksikan Muktamar
-
Kisruh Jelang Muktamar NU Berlanjut, Ponpes Daarussa'dah Dinilai Tak Layak Jadi Venue
-
Buat Korban Trauma, PBNU Minta Pelaku Pemerkosa Santri Dihukum Kebiri
-
Wasekjen PBNU Desak Pemerkosa 12 Santriwati Dikebiri
-
Wasekjen PBNU Sebut Gus Yahya Calon Kuat dan Sosok Paling Pas Pimpin NU
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?
-
Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL
-
BRI Private Perkuat Layanan Eksklusif Lewat Premium Medical Check Up
-
BRI inFrame 2026 Kembali, Mengabadikan Inspirasi di Balik Ekonomi Kerakyatan
-
Anton Dimakamkan Kedinasan, Keluarga Ungkap Masalah Rumah Tangga Sebelum Tewas Ditikam Istri