SuaraSumsel.id - Stasiun Kereta Api (KA) Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), memperketat aturan protokol kesehatan (prokes) bagi setiap calon penumpang menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Pengetatan prokes tersebut mulai dari memakai masker, menyiapkan sarana mencuci tangan di setiap pintu masuk stasiun, dan pemeriksaan suhu tubuh bagi setiap calon penumpang.
Kepala Stasiun Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Abdullah mengatakan, pihaknya menyediakan gerai rapid test Antigen untuk mempermudah pemeriksaan calon penumpang yang akan menggunakan jasa angkutan kereta api sebagai syarat perjalanan di masa pandemi.
Fasilitas pelayanan ini disiapkan untuk melayani pemeriksaan kesehatan bagi setiap calon penumpang dengan tarif relatif lebih murah yaitu Rp45.000 per orang.
"Rapid Antigen merupakan syarat wajib bagi penumpang KA, baik tujuan Baturaja-Palembang maupun Baturaja-Tanjung Karang yang diberlakukan baik untuk penumpang dewasa maupun penumpang anak-anak yang sudah berusia 12 tahun," ujarnya, Sabtu (11/12/2021) dikutip dari ANTARA.
Terkait penambahan gerbong kereta api guna mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Natal dan tahun baru, Abdullah mengaku hal tersebut belum dilakukan mengingat hingga saat ini arus penumpang masih sepi.
"Sampai hari ini belum ada lonjakan penumpang, begitu juga untuk pemesanan tiket KA baik dari Stasiun Baturaja menuju Stasiun Kertapati, Palembang atau Baturaja- Tanjung Karang masih relatif normal," kata dia.
Meskipun nantinya terjadi lonjakan penumpang pihaknya tetap membatasi jumlah penumpang kereta api setiap harinya yaitu maksimal sebanyak 308 kursi.
"Dari 400 kursi yang tersedia, hanya boleh digunakan 308 kursi saja. Ini dilakukan untuk berjaga-jaga kalau nanti terjadi lonjakan penumpang saat libur Natal dan tahun baru," ujarnya. (ANTARA)
Baca Juga: 2 Dosen Ditahan Kasus Pelecehan Seksual, IKA Unsri Apresiasi Langkah Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?