SuaraSumsel.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat kejadian banjir pasang air laut (rob) merendam sebanyak 480 rumah warga di empat lokasi.
"Kami mencatat sebanyak empat lokasi permukiman warga yang terendam air akibat banjir pasang hari ini, yaitu di Belolaut, Kampung Telukrubiah, Tanjunglaut dan di Kampung Ulu. Seluruhnya berada di wilayah Kecamatan Mentok," Kata Kepala BPBD Kabupaten Bangka Barat Achmad Nursyandi di Mentok, Kamis (9/12/2021).
Untuk kampung Telukrubiah terdata sebanyak 60 rumah warga yang terendam air, sedangkan Kampung Ulu 10 rumah, Tanjunglaut 392 rumah dan di Desa Belolaut 18 unit rumah yang terendam air.
Tinggi air yang merendam empat lokasi tersebut rata-rata sekitar 50 hingga 100 centimeter berlangsung sejak siang hingga sore hari seiring datangnya pasang air laut.
"Air masuk ke permukiman dan rumah warga karena hujan yang terjadi selama tiga hari ini cukup lebat dan dalam waktu lama, ditambah pasang air laut tinggi. Kejadian hari ini polanya sama dengan kejadian sehari sebelumnya, begitu saat pasang laut menurun, air di permukiman juga ikut menyusut," katanya.
Tim BPBD Provinsi Babel, BPBD Kabupaten Bangka Barat, TNI, Polres Bangka Barat dan tim gabungan dari instansi lain masih menjalankan tugas membantu warga di lokasi kejadian.
Warga diimbau agar tetap waspada dan siap siaga menghadapi kejadian serupa yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
"Lakukan antisipasi agar bencana tahunan ini tidak menimbulkan korban jiwa dan meminimalkan kerugian harga benda warga setempat," katanya.
Tim gabungan juga melakukan pendataan dimana tercatat sebanyak 1.535 orang terdampak langsung dalam kejadian itu, yaitu dari Kampung Tanjunglaut sebanyak 1.176 orang, Kampung Ulu 120 orang, Telukrubiah 185 orang dan Belolaut 54 orang. (ANTARA)
Baca Juga: Permudah Akses Bantuan Rendah Bunga, TPAKD Sumsel Bikin Website KUR
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap