SuaraSumsel.id - Harga jual karet dan tandan buah segar atau TBS di Sumsel mengalami kenaikan. Kondisi ini membuat Nilai Tukar Petani (NTP) perkebunan rakyat di Provinsi Sumatera Selatan terus membaik pada triwulan ke IV ini.
Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan Sukerik mengatakan NTP tanaman perkebunan rakyat tercatat indeksnya mencapai 121,72 atau meningkat 1,07 persen dibandingkan Oktober 2021.
“Jika NTP indeksnya di atas 100 maka artinya pekebunnya mendapatkan untung,” kata Sukerik.
Kondisi ini serupa dengan NTP perternakan yang tercatat indeksnya 101,67 atau naik 0,22 persen dibandingkan bulan Oktober.
BPS mencatat terdapat dua sektor yang indeks masih di bawah 100 yakni NTP tanaman pangan 88,46 atau turun 2,36 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan NTP hortikultura 88,64 atau naik 0,36 persen dari Oktober 2021.
Secara keseluruhan Sumsel mengalami kenaikan Nilai Tukar Petani sebesar 0,4 persen dibandingkan bulan sebelumnya atau dari 111,96 menjadi 112,40 pada November 2021.
Harga TBS di tingkat petani berada di kisaran tinggi karena dipengaruhi melambungnya harga minyak sawit di pasaran global.
Sementara untuk harga karet juga mulai membaik, yakni berada di kisaran Rp10.000 per kilogram (kadar kering 50 persen) dari sebelumnya Rp7.000 per kilogram pada 2019. (ANTARA)
Baca Juga: Jumlah Penumpang Angkutan Udara di Sumsel Mulai Pulih, Naik 46,56 Persen
Tag
Berita Terkait
-
Jumlah Penumpang Angkutan Udara di Sumsel Mulai Pulih, Naik 46,56 Persen
-
Pekerja Migran Indonesia Belum Bisa Ditempatkan di Perkebunan Sawit Malaysia
-
Video Vanessa Angel Kembali Viral, Tampak Foto Pernikahan Ibu dan Ayah Tak Mirip Doddy
-
25 Narapidana Sumsel Dipindah ke Nusakambangan, 9 Divonis Hukuman Mati
-
Soal Pelecehan Seksual di Unsri, Ombudsman: Bakal Diproses Jika Dilaporkan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?