SuaraSumsel.id - Korban pelecehan seksual Mahasiswi Universitas Sriwijaya atau Unsri, bertambah satu orang lagi. Seorang mahasiswi kini, mengaku telah menjadi korban pelecehan seksual oleh dosen berinial R.
Mahasiswi itu memberanikan dirinya melapor karane dua seniornya sudah lebih dulu melapor dan mendapat respon baik dari pihak kepolisian.
"Iya benar, karena ada dua seniornya (C dan F) yang melapor, jadi dia (D) ikut melapor juga," kata Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Masnoni, Sabtu (4/12/2021).
Korban pelecehan datang Polda Sumsel ditemani korban sebelumnya. Dalam keterangannya, ia mengaku juga menjadi korban pelecehan seksual melalui Whatsapp.
Keterangan tersebut diambil guna mengungkap dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan yang diduga dilakukan dosen R. "Ketiga korban, dimintai keterangan bersama dua orang saksi dalam penyelidikan kasus ini," kata Masnoni.
"Untuk korban baru ini, dia tidak buat lagi LP. Karena kasus laporannya sama seperti dua korban sebelumnya," jelasnya.
Kasus dugaan pelecehan seksual Mahasiswi Unsri mencuat karena adanya laporan seorang mahasiswi inisial DR (22) yang mengaku dicabuli dosen inisial A. Polisi telah melakukan gelar perkara atas kasus tersebut dan sudah menaikkannya ke status penyidikan.
"Kemarin sudah dilakukan gelar perkara dan sekarang naik dari penyelidikan ke penyidikan. Berarti itu memang sudah kuat, kita mengarahnya ke penyidikan yang lebih akurat," ungkap Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Masnoni, Sabtu (4/12/2021).
Sebagai informasi, ada dua terlapor dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan empat mahasiswi Unsri. Dimana tiga dari empat laporan tersebut sedang diproses oleh polisi.
Baca Juga: Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Terjadi di Sumsel Sepekan ke Depan
"Kita terus bergerak menyelidiki dan mendalami 3 laporan pelapor. Dua oknum dosen diduga sebagai terlapor, satu yang dilaporkan DR dan satu lagi dilaporkan C dan F," kata Masnoni.
Dosen A sendiri disebut telah mengakui perbuatannya. Dia juga telah dicopot dari jabatan Kepala Jurusan. Sedangkan, Rektorat Unsri menyebut Dosen R yang diperiksa tidak mengakui perbuatannya.
Tag
Berita Terkait
-
4 Mahasiswi Unsri Jadi Korban Pelecehan Seksual 2 Dosen
-
Promosikan Wisata Pagaralam, Pemerintah Gelar Event Sepeda Sriwijaya Dempo Enduro
-
Susi Pudjiastuti Tanggapi Video Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan: Setop Kebodohan Ini!
-
Dua Begal Sadis di Palembang Ditangkap, Pelaku Ancam Korban Pakai Samurai di Tengah Jalan
-
Viral Korban Pelecehan Seksual Dosen Protes Dibatalkan Ikut Yudisium, Ini Klarifikasinya
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video