SuaraSumsel.id - Satu anggota komplotan perampok sadis ditangkap aparat TIm Elang Polres Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Kamis (11/11/2021).
Anggota komplotan sadis yang diciduk aparat Polres Empat Lawang ialah Rambo Andores (27).
Polisi menangkap perampok sadis Rambo di rumahnya di Desa Tangga Rasa, Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Tersangka yang berusaha melarikan diri saat disergap, dilumpuhkan petugas dengan tembakan di bagian kaki kanannya.
Diciduknya Rambo Andores lantaran menjadi satu dari lima kawanan perampokan sadis disertai perkosaan terhadap pasangan suami istri MD dan EE di Talang Padang, Desa Tangga Rasa, Kecamatan Sikap Dalam pada Sabtu (3/7/2021) silam.
Dalam penangkapan tersebut, aparat mengamankan barang bukti borgol yang digunakan pelaku mengikat korban.
Turut diamankan barang bukti kain yang digunakan para pelaku membekap istri korban EE, pakaian korban, Tali rafia yang digunakan untuk mengikat korban, dan pakaian dalam korban.
Kapolres Empat Lawang AKBP Patria Yuda Rahardian, SIk, MIK melalui Wakapolres Empat Lawang Kompol Hendri didampingi Kasat Reskrim AKP M Tohirin, SH dalam press realese di halaman Mapolres Empat Lawang, Senin (15/11/2021), mengungkapkan peristiwa perampokan disertai perkosaan diotaki pelaku BY (buron).
BY yang berotak mesum itu mengajak empat rekannya untuk merampok rumah korban MD.
Baca Juga: Kawanan Perampok yang Gasak Uang Nasabah Bank di Lampung Utara Ditangkap di Jakarta
“Peristiwa perampokan disertai perkosaan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB pada Sabtu (3/7/2021). Pelaku yang berjumlah lima orang, dalam beraksi di mana dua orang pelaku naik ke pondok korban dan memborgol suami korban MD. Lalu satu pelaku membacok korban pada bagian leher mengunakan sebilah pedang,” kata Kompol Hendri dikutip dari Sumselupdate.com--jaringan Suara.com.
Usai melumpuhkan MD, kemudian kedua pelaku menarik korban untuk turun dari pondok yang sudah ditunggu tiga pelaku lainnya.
Kemudian oleh tersangka Rambo, korban yang sudah terluka dipukul mengunakan kayu.
Istri korban yang mengetahui suaminya dianiaya para perampok, ikut ditarik ke bawah pondok dan dibekap oleh salah satu pelaku mengunakan kain.
Lalu tangan dan kaki EE diikat dengan mengunakan tali rapia. Kejinya, salah satu pelaku membawa EE ke belakang pondok, memperkosa korban yang sudah ketakutan.
Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP M Tohirin mengatakan, berdasarkan penuturan pelaku yang sudah tertangkap, otak pelaku berinisial BY yang saat ini masih dalam pengejaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Di Bawah Bayang-Bayang Pos Jaga 'SNIPER', Petani Sidomulyo Mempertahankan Tanah Garapan
-
Kemarau Panjang Belum Usai, Hujan Mulai Turun di Musi Rawas dan Wilayah Sumsel
-
Laba Rp31,2 Triliun, BRI Pertegas Kiprah sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan
-
Kilang Plaju dan Polda Sumsel Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
-
Tekan Risiko Kebakaran Lahan di Puncak Kemarau, Kilang Plaju Gandeng BPBD Gelar Pelatihan Pemadaman