SuaraSumsel.id - Kota Palembang yang meski berada di pesisir atau berdekatan dengan Sungai Musi, kerap dikepung banjir. Saban musim hujan atau hujan turun dengan intentitas yang sedang hingga tinggi, terus dikepung banjir.
Banjir yang melanda Kota Palembang lebih disebabkan karena aliran air menuju ke saluran sekunder atau anak-anak Sungai Musi terhalang. Setidaknya Palembang memiliki 32 kawasan rawan banjir.
Minimnya ruang bagi air terserap atau menuju ke saluran sekunder, hingga akhirnya sampai ke Sungai Musi membuat Palembang kerap dikepung banjir.
Banjir yang terus terjadi di Palembang sudah sering dikeluhkan warga, apalagi warganet di media sosial. Banjir mengakibatkan efektifitasan masyarakat menurun.
Masyarakat yang seharusnya bisa beraktivitas normal, cendrung terhalang banjir yang mengenangi jalan hingga mengalami kerusakan pada kendaraan.
Berdasarkan data Balai Besar Sungai Wilayah Sungai Sumatera VIII diketahui terdapat 32 titik rawan banjir di kota Palembang.
Berikut 32 titik rawan banjir di Kota Palembang:
1. Simpang Kades KM. 12
Jalan Palembang Betung, Karya Baru, Kec. Alang-Alang Lebar
Amal Fathullah +62 882-7522-3343
2. Hotel Grand Amallia
Jalan Soekarno Hatta, Km. 9 No. 999, Talang Kelapa, Alang Alang Lebar, Karya Baru
Baca Juga: 1.200 Anak Sumsel Korban Pandemi COVID-19, Terbanyak di Palembang
3. Pool Damri Palembang
Jalan Kol. H. Burlian No.Km.9, RW.No.848, Karya Baru, Kec. Alang-Alang Lebar
4. Simpang Bandara SMB II
Jalan Simpang 4 No. 1, 3 Jl. Soekarno Hatta, Karya Baru, Kec. Alang-Alang Lebar
5. Jalan Kebun Bunga
Jalan Kebun Bunga, Kebun Bunga, Kec. Sukarami
6 Jl. Letnan Mukmin, samping Hotel Santika
Jalan Letnan Mukmin, Radial
Aan Fitriansyah, SE +62 895-6394-28303
7. Poltek Unsri
Jalan Srijaya Negara, Bukit Besar Kec. Ilir Bar. I
8. Depan Izzudin Jalan Demang Lebar Daun
Jalan Demang Lebar Daun No.298, Demang Lebar Daun, Kec. Ilir Bar. I
Tag
Berita Terkait
-
Palembang Dikepung Banjir, Sampah di Sungai Jadi Penyebab Luapan
-
Palembang Dikepung Banjir, Wali Kota Harnojoyo: Karena Curah Hujan
-
BMKG: Sumsel Harus Bersiap Bencana Hidrometeorologi hingga 2022
-
Prakiraan Cuaca 2 September 2021, BMKG: Palembang Diguyur Hujan Siang Hari
-
Palembang Dikepung Banjir, Sekda: Ada Pompa yang Telat Beroperasi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan