SuaraSumsel.id - Selebgram berusia 26 tahu ini, Rachel Vennya dijadwalkan diperiksa di Polda Metro Jaya hari ini, Kamis (21/20/2021). Pemeriksaan itu terkait kasus Rachel yang kabur dari karantina Wisma Atlet sepulang dari Amerika Serikat.
Bahkan sempat, oknum TNI dinonaktifkan bertugas di Wisma Atlet gegara disebut membantu aksi Rachel Vennya ini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, selain Rachel Vennya, ada dua orang lainnya diperiksa, yakni sang manajer Maulida Khairunnisa dan Salim Nauderer.
Salim Nauderer diketahui ialah pacar Rachel Vennya.
"Kami layangkan surat undangan pada Senin. Kamis ini ambil keterangan," jelas Yusri Yunus, dikutip dari Suara.com.
Yusri Yunus menerangkan Rachel Vennya dan dua lainnya berpotensi melanggar Undang Kekarantina Kesehatan dan Wabah Penyakit Menular.
Mantan istri Niko Al Hakim ini telah mengaku tidak menjalani karantina saat kembali dari Newyork, Amerika Serikat.
Selain berpotensi melanggar aturan, Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan apa yang dilakukan Rachel Vennya dan dua orang tersebut bisa membahayakan orang-orang di sekitarnya.
"Ini dampaknya sangat berbahaya," kata Yusri Yunus.
Baca Juga: Kisah Anak di Sumsel Bernama Unik ABCDEF GHIJKL Zuzu, Ayah Ingin Jadi Penulis
Terungkapnya insiden Rachel Vennya yang kabur karantina sepulang dari Amerika Serikat berawal dari kicauan warganet. Ia bersaksi jika sang selebgram kabur setelah menjalani isolasi mandiri di Wisma Atlet.
Ironinya, ibu dua anak itu hanya menjalani satu kali swab sebelum meninggalkan tempat karantina dan bahkan sempat liburan ke Bali.
Berita Terkait
-
Rachel Vennya Diperiksa Polda Metro Jaya Hari Ini
-
Kasus Kabur dari Karantina Wisma Atlet, Rachel Vennya Diperiksa Polisi Hari Ini
-
4 Protes Dokter Tirta soal Kasus Rachel Vennya, Beberapa Oknum Disebut
-
Kabur Karantina, Rachel Vennya Diperiksa Polisi Hari Ini
-
5 Potret Rachel Vennya dan Ibundanya yang Selalu Beri Dukungan
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan
-
Hampir 4 Bulan Tak Hujan, Palembang Akhirnya Diguyur Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla
-
Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala