SuaraSumsel.id - Polisi berhasil menangkap pelaku perekam video syur pelajar di Lahat, Sumatera Selatan. Pelaku Rahmad Ripaldi alias R (19) dan pemeran laki-laki pada video tersebut ditetapkan tersangka video syur (video mesum).
" Pelaku penyebar dan perekam video asusila yang viral sudah berhasil kita tangkap. Tujuan pelaku merekam dan menyebar video itu untuk mendapatkan keuntungan," kata Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti, Rabu (20/10/2021).
Dikatakan Gusti dari pengakuan pelaku berinisial R, dia merekam video itu sebanyak 4 kali dan yang tersimpan hanya dua video, dan 2 video tersebut sudah dia sebar agar mendapatkan pundi - pundi uang.
"Pelaku kita amankan di kediamannya. Sejumlah barang bukti termasuk hp yang digunakan merekam dan menyebarkan juga diamankan," kata mantan Kasubdit Tipidter Polda Sumsel ini.
Selain Rahmad, polisi juga menetapkan pemeran pria, DBS (16) dalam video itu sebagai tersangka. Hal itu, karena kesengajaannya sudah melakukan perbuatan berulang kali di tempat yang sama dengan bujuk rayu melakukan perbuatan tersebut.
"Pemeran yang laki-laki (DBS) juga ditetapkan tersangka, karena perbuatannya bujuk rayunya untuk melakukan pencabula atau persetubuhan anak," kata Gusti.
"Tersangka dikenakan Tindak Pidana Pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 ttg Pornografi (ancaman 12 tahun), dan atau Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.11/2008 tentang ITE yang berbunyi (ancaman 6 thn penjara)," jelas Kapolres.
Pihak sekolah negeri tempat dua pemeran itu bersekolah buka suara atas beredar video asusila tersebut. Pihak sekolah mrmbenarkan sejoli itu merupakan siswanya, dan saat ini sudah di keluarkan dari sekolah.
"Benar, kedua pemeran dalam video itu merupakan siswa kami. Mulai hari ini mereka bukan siswa kami lagi (dikeluarkan dari sekolah)," tegas kepala SMA negeri tersebut kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).
Baca Juga: Dodi Reza Alex Ditahan KPK, Sejumlah Tokoh Ini Berpeluang di Pilgub Sumsel
Polres Lahat juga membenarkan video mesum kedua pelajar itu direkam oleh seseorang saat kedua pelajar SMA negeri itu tengah melakukan hubungan intim. Informasi yang dihimpun suara.com, peristiwa itu terjadi di WC sebuah rumah kosong, Jumat (15/10/2021). Rumah tersebut tak jauh dari sekolah.
"Video yang beredar benar terjadi di Kota Lahat, kedua pemeran statusnya pelajar di SMA negeri," kata Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti ketika dikonfirmasi suara.com, Selasa (19/10/2021).
"Kedua pemeran dalam video tersebut sudah diamankan polres untuk dimintai keterangan. Pengakuannya sudah 6 kali, di lokasi yang sama di rumah kosong tersebut," katanya.
Kontributor: Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
-
Nasib Sejoli Pelajar Pemeran Video Syur di Lahat, Ditangkap Polisi Dikeluarkan Sekolah
-
Dua Pelajar SMA Pemeran Video Syur di Lahat, Ditangkap Polisi
-
Heboh Video Syur Pelajar SMA di Lahat, Masih Pakai Seragam
-
Truk Masuk Jurang Gegara Tak Kuat Naik Tanjakan di Lahat, Satu Korban Tewas
-
Seharian Terputus, Kini Jalan Lintas Pagaralam-Lahat Bisa Dilintasi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI
-
Konflik Agraria Muba Memanas, 3 Petani Jadi Tersangka Usai Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
BRI Nilai Saham BBRI Masih Undervalued, Buyback Rp500 Miliar Diluncurkan
-
Sawit dan Karet Kuasai 2,8 Juta Hektare, Mengapa PAD Sumsel Belum Maksimal?
-
BPK Sumsel Terseret Kasus Suap, Ini Temuan Audit Muara Enim yang Jadi Sorotan KPK