SuaraSumsel.id - Polisi telah menangkap dua pelajar yang menjadi pemeran pada video syur yang menghebohkan warga Lahat, Sumatera Selatan. Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti membenarkan jika telah mengamankan kedua pelajar tersebut.
"Video yang beredar benar terjadi di kota Lahat, kedua pemeran statusnya pelajar di SMA negeri," kata Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti ketika dikonfirmasi suara.com, Selasa (19/10/2021).
Polisi pun membenarkan video syur kedua pelajar itu direkam oleh seseorang saat kedua pelajar SMA negeri itu tengah berhubungan badan layaknya pasangan suami istri.
Informasi yang dihimpun Suara.com , peristiwa itu terjadi di toilet sebuah rumah kosong, Jumat (15/10/2021). Rumah tersebut tak jauh dari sekolah yang berlokasi di kawasan Kelurahan Gunung Gajah, Lahat.
"Video yang beredar benar terjadi di kota Lahat, kedua pemeran statusnya pelajar di SMA negeri," katanya.
Terkait perbuatannya, sepasang remaja itu diamankan polisi. Keduanya diperiksa terkait perbuatannya."Kedua pemeran dalam video tersebut sudah diamankan polres untuk dimintai keterangan," katanya.
Gusti mengatakan, berdasarkan penyelidikan awal, sejoli itu mengaku sudah melakukan hubungan selayaknya suami istri di lokasi tersebut bukan baru kali ini.
"Pengakuannya sudah 6 kali, di lokasi yang sama di rumah kosong tersebut," katanya.
Dia menyebut, Polres Lahat hingga saat ini masih mengejar perekam dan penyebar dua video mesum itu. "Untuk pelaku penyebar sedang dilidik," kata Gusti.
Baca Juga: Dodi Reza Alex Ditahan KPK, Sejumlah Tokoh Ini Berpeluang di Pilgub Sumsel
Dikeluarkan Pihak Sekolah
Kepala SMA Negeri 1 Lahat, Bambang Hendrawan membenarkan jika keduan pelaku yang ditangkap tersebut ialah mahasiswanya. "Benar, kedua pemeran dalam video itu merupakan siswa kami. Mulai hari ini mereka bukan siswa kami lagi (dikeluarkan dari sekolah)," kata Kepala SMA Negeri 1 Lahat, Bambang Hendrawan.
Kebijakan mengeluarkan pihak sekolah berdasarkan hasil penyelidikan atas perbuatannya yang dilakukan YGL (16) laki-laki dan AMR (16) perempuan.
Kedua dinilai sudah mencoreng nama baik sekolah karena melakukan perbuatan yang semestinya tidak mereka lakukan. "Iya, keputusan ini berdasarkan informasi yang kami dapat dan kami tindak lanjuti atas tindakan yang mereka lakukan. Dan kami juga menghubungi pihak keluarga keduanya dan mulai hari ini dengan tegas kami nyatakan keputusan tersebut," ungkapnya.
Kontributor: Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
-
Heboh Video Syur Pelajar SMA di Lahat, Masih Pakai Seragam
-
Viral Video Mesum Pelajar SMA Negeri di Balikpapan, Polisi: Penyebarnya Teman Satu Sekolah
-
Viral Video Pelajar SMA Berbuat Mesum Tersebar, Warga: Efek Gak Sekolah Jadi Salah Jalur!
-
Viral Video Mesum 14 Detik, Pemerannya Diduga Sepasang Pelajar SMA
-
Pakai Batik Sekolah, Wagub Karawang Cari Pelajar yang Viral Mesum di Motor
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi