SuaraSumsel.id - Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas dugaan korupsi di tubuh BUMD PDPDE hilir, Kamis (16/9/2021). Alex merupakan mantan Gubernur Sumatera Selatan, dua periode sekaligus juga pernah menjadi Ketua Partai Golkar Sumatera Selatan.
Berikut koleksi mobil milik Alex Noerdin yang dilaporkan menjadi aset dan harta kekayaannya. Melansir Suara.com, harta kekayaan sang mantan Gubernur ini sebanyak Rp28 Miliar.
Dari total kekayaan tersebut diketahui Alex hanya memiliki dua mobil. Mobil pertama Toyota Kijang, produksi tahun 1994, sedangkan mobil kedua VW Caravelle keluaran 2001.
Mobil tersebut ditaksir senilai Rp135 juta.
Jika ditotal, maka kekayaan yang merupakan alat transportasi dan mesin seorang Alex Noerdin hanya Rp165 juta.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard mengungkapkan pihaknya tidak hanya menahan Alex Noerdin namun juga satu tersangka lainnya, Muddai Madang.
Ia adalah mantan Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia 2015-2019 juga pernah menjadi manajer Sriwijaya FC yang menjabat sebagai komisaris BUMD PDPDE Hilir.
Anggota DPR RI, Alex Noerdin, memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung guna dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan, 2010-2019.
Sebelumnya, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Supardi, saat dikonfirmasi Kamis (16/9/2021), membenarkan, jika Alex memenuhi panggilan penyidik.
Baca Juga: Resmi Tersangka Kasus Korupsi, Alex Noerdin Mantan Gubernur Sumsel Ditahan Kejagung
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Alex Noerdin Ditetapkan Tersangka dan Ditahan, Warganet Terpecah
-
Ditetapkan Tersangka Korupsi BUMD, Alex Noerdin Ditahan di Rutan KPK
-
Alex Noerdin Ditahan Kejagung, Gubernur Herman Deru: Saya Prihatin
-
Sebelum Jadi Tersangka, Alex Noerdin Dijadwalkan Beri Kesaksian Korupsi Masjid Sriwijaya
-
Tersangka Korupsi BUMD, Profil Alex Noerdin: Mantan Gubernur hingga Ketua Golkar
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim