SuaraSumsel.id - Sebuah video yang heboh dibahas di media sosial. Video itu pun dinarasikan seorang istri sah yang memohon kepada seseorang perempuan yang disebutnya pelakor.
Kejadian ini diberitahukan juga terjadi di Benakar Muaraenim, Sumatera Selatan. Sontak, netizen ramai-ramai emosi melihat istri sah yang kemudian memohon dan menyembah pada perempuan pelakor.
Awalnya, tampak seorang perempuan mendatangi seseorang perempuan yang berjilbab. Lalu dengan nada menangis, ia pun memohon dan menundukkan kepala pada perempuan pelakor tersebut.
Sang perempuan yang disebut pelakor tersebut, terlihat duduk dan juga menangis. Ia menunduk sambil mengusapkan air matanya.
Lalu beberapa kalimat disebutkan oleh perempuan yang disebut istri sah tersebut. Meski kalimatnya tidak terdengar jelas, namun terdengar suaranya parau karena menangis.
"Jangan kau ambil laki-laki uwong, aku mohon, aku mohon. Aku minta maaf dengan kau, jika aku ado salah. Aku minta maaf, dan selamatkan rumah tangga aku ini," ujar perempuan tersebut.
Video ini pun memperlihatkan foto suami berserta anak-anaknya, lalu istri sah dan yang disebut pelakor.
Netizen yang kemudian mengetahui video ini, langsung nampak emosi. Menurut mereka, istri yang sah ini terlalu sabar hingga harus memohon dan menyembah pada seorang pelakor.
Akun adisunarno menilai jika cara istri sah itu lebih baik, tanpa menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.
Baca Juga: Pasien COVID 19 Sumsel Sembuh Meningkat, Keterisian RS Menurun
"Astaufirullah al adzim....bagus caro ibu ini memohon. Idak memakai kekerasan," kata dia.
Akun sandiframana menghina pelakor tersebut.
"Kerudung merah, 11-12 dgn kuntilanak merah," sambung ia.
Akun astavia13 malah emosi. Ia mengungkapkan jika cara istri sah tersebut malah menjatuhkan harga diri seorang isti yang sah secara hukum.
"Jangan galak jatuhkan hargo diri bini sah bik iyo," ujarnya.
Sedangkan akun atikaor menyarankan agar tidak perlu memohon kepada pelakor.
Tag
Berita Terkait
-
18 Tahun Digarap, Lahan Warga Sugihan Muara Enim Digusur PT MHP
-
Terungkap, Mantan Bupati Muara Enim Juarsah Butuh Rp 2,5 M buat Kampanye Istri
-
Terbatas Sarana Sekolah Daring, Ponpes di Muaraenim Gelar Belajar di Bawah Pohon Sawit
-
Fasilitas Hotel untuk Isoman Anggota DPR Dikritik, Netizen Geram
-
Bersihkan Desa dari Pandemi, Warga Gelar Sedekah Adat Mbatur Puyang
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel