SuaraSumsel.id - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mendukung inisiasi pemerintah pusat dapat menggelar sekolah tatap muka bagi daerah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua dan level tiga.
"Wilayah PPKM level dua dan level tiga direncanakan bisa sekolah tatap muka. Itu saya dukung," katanya di Palembang, Kamis (12/8/2021).
Pembelajaran tatap muka mendukung tumbuh kembang anak.
Hal-hal tersebut tidak didapatkan siswa saat mengikuti pembelajaran secara virtual dari rumah yang terpaksa diterapkan guna menghindari penyebaran COVID-19.
"Apapun nanti hasilnya Sumsel sudah siap, satu syarat yang tidak pernah saya ubah itu harus se izin orang tua," ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Riza Fahlevi, mengatakan, target penyelenggaran sekolah tatap muka seharusnya ditargetkan Juli.
Sebab semua penunjang kegiatan tersebut sudah siapkan. "Dari awal tahun ini dipersiapkan, lalu disimulasikan pada April 2021 itu berjalan baik. Tapi kembali belajar virtual karena COVID-19 kembali tinggi," kata dia.
Rancana pembelajaran tatap muka dilakukan secara terbatas yakni dibagi untuk 50 persen dari total jumlah siswa di satu sekolah dan sisannya daring.
"Anak-anak akan bergantian setiap pekannya itu diatur oleh sekolah," imbuhnya.
Baca Juga: Danau Ranau Sumsel Tak Masuk Skala Prioritas Nasional, Ini Alasannya
"Kami sudah siap apapun perintahnya mengenai mekanismenya pembelajaran ini tinggal tunggu perintah saja," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pontianak Siap Gelar PTM Terbatas Pekan Depan, Diutamakan Kelas 6 dan 9
-
Pemerintah Izinkan Sekolah Tatap Muka Terbatas di Daerah PPKM Level 3 dan 2
-
Mayoritas Warga Jakarta Setuju Sekolah Dibuka kalau Pandemi Covid-19 Sudah Selesai
-
Kabupaten Gorontalo Tunda Sekolah Tatap Muka
-
Pemerintah Diminta Tunda Belajar Tatap Muka Sampai Positivity Rate di Bawah 5 Persen
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga