SuaraSumsel.id - Membaca doa qunut diyakini sebagai sunah saat salat subuh. Doa qunut tidak hanya satu macam, namun adanya juga qunut yang pendek dan panjang.
Hadis tentang doa qunut diriwayatkan oleh Imam Ahmad, bahwa Rasulullah membaca doa qunut hingga akhir hayatnya.
Bacaan doa qunut tidak hanya berlaku dalam salat subuh, doa qunut juga bisa dibaca saat salat witir. Saat melaksanakan salat doa qunut dibaca dalam dua, yakni doa qunut pendek dan panjang.
Bentuk bacaan juga tidak jauh berbeda. Doa qunut pendek dan panjang ialah ketika dibaca dalam salat munfarid yakni salat sendirian atau dibaca saat shalat berjamaah.
Ketika melakukan salat subuh berjemaah di masjid, ia akan membaca doa qunut pendek sambil melafalkan kata aamiin. Sedangkan bacaan doa qunut keseluruhannya akan dibaca oleh imam shalat.
Sedangkan saat ia mengerjakan salat sendirian, maka bacaan qunut tersebut akan ia baca dari awal sampai akhir. Doa qunut tadi akan terkesan bacaan pendek bagi seseorang yang sedang mengerjakan salat berjamaah, dan terkesan panjang saat dikerjakan pada salat munfarid.
Padahal bacaan adalah sama saja.
Berikut bacaan doa qunut pendek dan panjang beserta artinya.
"Allaahummahdinii fii man hadaiit, wa aafinii fii man aafaiit, wa tawallanii fi man tawallaiit, wa baarik lii fiimaa a’thaiit. Wa qinii syarra maa qadhaiit. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaiik. Innahu laa yadzillu maw waalaiit,"
Baca Juga: Danau Ranau Sumsel Tak Masuk Skala Prioritas Nasional, Ini Alasannya
"Wa laa ya’izzu man ‘aadaiit. Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait. Fa lakal-hamdu ‘alaa maa qadhaiit, Astaghfiruka wa atuubu ilaik wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummuyyi wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam,"
“Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin.
"Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan,"
"Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.”
Sementara doa qunut nazilah, bacaan dan artinya menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI.
"Allaahummahdii fiiman hadaiyt. Wa 'aafinaa fiiman 'aafaiyt. Wa tawallani fiiman tawallaiyt Wa baarikli fiimaa a'thoiyt. Wa qini syarro maa Qodloiyt. Fainnaka taqdlii walaa yuqdloo 'alaiyk. Wa innahu laa yadzillu man waalayt,"
"Wa laa ya'izzu man 'aadaiyt. Tabaarokta robbanaa wa ta'aalaiyt. Fa lakal hamdu 'alaa maa qodloiyt. Astaghfiruka wa natuubu ilaiyk. Allaahummadfa' 'annal gholaa'a wal balaa'a wal wabaa' wal Fahsyaa'a wal Munkar. Was Suyuufal Mukhtalifata wasy Syadaaida wal mihan. Maa zhoharo minhaa wa Maa Bathon. Mim Balainaa Hadzaa Khoosshoh. wa Min Buldaanil Muslimiina 'Aammatan. Innaka 'Alaa Kulli Syaiin Qadiir. Wa shallaahu 'alaa Sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil Ummiyyi wa'alaa aalihi wa Shahbihii wa Sallam,"
Arti doa qunut nazilah ialah:
"Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin,"
"Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan,"
"Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW serta seluruh keluarga dan sahabatnya."
Doa qunut dan qunut nazilah memiliki perbedaan pemakaian. Qunut nazilah dibaca ketika dalam keadaan darurat atau bencana.
Maka membaca doa qunut nazilah saat pandemi COVID 19 saat ini dianjurkan.
Demikian penjelasan doa qunut pendek dan panjang serta doa qunut nazilah yang perlu kalian ketahui. [Nadia Lutfiana Mawarni]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Alex Noerdin Meninggal Hingga ke Roblox, Warga Berkumpul di Bundaran Sekayu Versi Virtual
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
Kilang Pertamina Plaju Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Satgas RAFI 1447 H, Perkuat SDM dan HSSE
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya