SuaraSumsel.id - Sampai dengan pukul 14.00 Wib, Kamis (12/8/2021), petisi dukungan solidaritas terhadap dokter Richard Lee terus bertambah. Di laman Change.org, jumlahnya telah lebih 129.000 orang yang menandatangani.
Petisi yang bertajuk Dukung Tokoh Penyelamat Kaum Wanita Indonesia, ini mengajak bersolidaritas mendukung dokter Richard Lee.
Dalam petisi tersebut disebutkan, jika di saat sosok dokter yang memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat umum, mengenai krim berbahaya dan tidak memiliki izin BPOM untuk tidak sembarangan digunakan, namun di salah artikan oleh beberapa oknum sebagai yang menyerang.
Dokter juga menghimbau agar Tokoh/Artis/Selebriti untuk berhati-hati menerima bentuk promosi atau penyebaran produk yang tidak memiliki izin edar ataupun perlu pengawasan dari ahli, dengan tujuan agar tidak memberikan informasi yang akhirnya diikuti atau menjadi contoh khalayak banyak.
Dokter juga memberikan informasi secara faktual dan berbasis data dari penelitian-penelitian, serta data faktual yang diberikan oleh pihak yang sudah bersertifikasi dan layak. Dokter sudah berkecimpung serta menangani langsung korban dari produk/barang/kosmetik berbahaya tersebut dengan tujuan agar tidak ada lagi korban dari produk/barang/kosmetik yang sama.
Dengan petisi ini, masyarakat yang peduli dan yang bersedia menerima edukasi & informasi yang benar mendukung dokter agar memberantas oknum yang tidak bertanggung jawab serta untuk melanjutkan edukasi dan memberikan informasi yang tepat.
Tujuan edukasi ini pun menyadarkan dan menghimbau para Tokoh/Artis/Selebriti agar memberikan informasi yang faktual, serta didasari oleh kepentingan dalam mempromosikan yang aman dan dapat dipertanggung jawabkan, bukan dari dasar keuntungan pribadi semata.
Mereka yang menandatangani ini pun menuliskan dukungan terhadap dokter Richard Lee.
Maria Angela Boediono memuji dokter Richard Lee yang selalu mengedukasi masyarakat, sekaligus menyelamatkan wanita dari para pemburu kosmetik yang tidak jelas.
Baca Juga: Danau Ranau Sumsel Tak Masuk Skala Prioritas Nasional, Ini Alasannya
"Dokter yang selalu mengedukasi masyarakat . Menyelamatkan wanita2 dari para pembuar kosmetik ga jelas,"
Wiwit Raningatin menyemangati Dokter Lee. Ia mengungkapkan doa dan dukungan yang selalu menyertai.
"Dokter Lee semangat!! Do'a dan dukungan kami selalu menyertaimu."
Sebelumnya pada Rabu (11/8/2021), polisi Metro Jaya menangkap dokter Richard Lee di kediamanannya di Palembang, Sumatera Selatan.
Penangkapan tersebut menuai kritik karena dilakukan dengan paksaan. Bahkan terlihat adegan istri dokter Richard Lee yang berusaha untuk menghadang agar tidak dibawa oleh tim penyidik.
Berita Terkait
-
Polisi Sudah Sesuai SOP, Tapi Dokter Richard Lee Menolak Ikut Penyidik
-
IDI Pasang Badan Bela Dokter Richard Lee Ditangkap Polisi
-
Polisi: Dokter Richard Lee Ditangkap bukan karena Kasus Kartika Putri
-
150.000 Tanda Tangan Dukungan Untuk 'Tokoh Penyelamat Kaum Wanita Indonesia'
-
Solidaritas dr Richard Lee, Dokter Ferdiriva Hamzah Berhenti Posting Edukasi
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Jam Terbaik Belanja di Pasar Cinde: Cara Dapat Barang Antik Murah yang Jarang Diketahui
-
Isak Tangis Pecah di Pemakaman Myta, Dokter Muda Diduga 3 Bulan Tanpa Libur di RSUD KH Daud Arif
-
Viral Digerebek Istri di Kamar Kos dengan Wanita Lain, Dosen UIN Jambi Klaim Kejadian Diset
-
Tinggal 3 Bulan Jadi Dokter, Myta Meninggal Diduga Dipaksa Kerja Tanpa Libur di RSUD KH Daud Arif
-
CFD Palembang Tahap II Lebih Tertib, Tapi Warga Mengeluh: Ojol Susah Cari Uang