SuaraSumsel.id - Beredar sebuah narasi di aplikasi WhatsApp jika BUMN Perum Peruri, yang merupakan perusahaan percetakan uang milik Indonesia sudah dikelola oleh pihak taipan alias swasta.
Perum Peruri merupakan Badan Usaha Milik Negara bertugas mencetak uang bagi Republik Indonesia, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2019.
Berikut potongan narasi yang beredar:
"PLN dan PERURI termasuk dalam kalsifikasi Welfare Creators, lantas bagaimana nasib NKRI jika PLN dan PERURI akan dikelola oleh swasta, apalagi swasta yang dikuasai oleh 9 Taipan Naga...
"Setelah PERURI diambil alih oleh swasta, akankan langsung berganti mata uang menjadi Yuan?".
Selain itu juga ada sematan yang tertulis, "Deretan Fakta Menarik 14 BUMN yang Bakal Dibubarkan Erick Thohir" milik Warta Ekonomi pada narasi tersebut.
Apakah Perum Peruri diambil alih oleh taipan?
Penjelasan:
Melansir dari ANTARA, pada situs Warta Ekonomi termuat pesan WhatsApp itu. Namun, tidak ada penjelasan menyatakan Perum Peruri telah dikelola oleh taipan alias swasta.
Artikel yang disiarkan sejak 5 Oktober 2020 tersebut juga tidak memasukkan Perum Peruri dalam perusahaan pelat merah yang bakal dibubarkan Menteri BUMN Erick Thohir.
Baca Juga: Kapolda Sumsel Diperiksa soal Donasi Rp 2 Triliun, Polri: Itu Masalah Internal
Pada Mei 2021, kabar pembubaran BUMN kembali muncul.
Mengacu berita ANTARA, Kementerian BUMN pada 2021 berencana melikuidasi tujuh perusahaan negara yang tidak lagi berkontribusi pada perekonomian negara.
Menurut Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, daftar BUMN yang akan dilikuidasi di antaranya adalah PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Glas (Persero), PT Kertas Leces (Persero) sekaligus PT Merpati Nusantara Airlines (Persero).
Tidak ada nama Perum Peruri dalam informasi pembubaran pada 2021 tersebut.
Hingga Senin (9/8/2021), tidak menemukan keterangan resmi menyatakan Peruri sudah diambil alih taipan atau swasta. Dengan demikian, narasi tentang Perum Peruri diambil alih dipastikan sebagai informasi menyesatkan.
Klaim: BUMN Peruri diambil alih swasta
Rating: Salah/Hoaks
Berita Terkait
-
Satpam Perusahaan BUMN Pakai Gaji Bangun Masjid di Tengah Laut
-
Ikuti Perintah Thohir, BUMN Ini Bantu Penanganan Covid-19 di Jakarta
-
Mantan Koruptor Jadi Komisaris BUMN, Ini Permintaan KPK
-
Heboh Eks Koruptor Jadi Komisaris BUMN Hingga Akhlak Erick Thohir yang Dipertanyakan
-
Eks Koruptor Jadi Komisaris, Peneliti Sebut Pembenahan BUMN Hanya Bualan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel
-
Kabut Asap Makin Parah, Unsri Alihkan Kuliah ke Online, Kapan Kembali ke Kampus?
-
KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis