"Saya ragu, namun saya diam. Saya tidak mau makin memperkeruh suasana, banyak sekali yang tanya kepada saya, tidak saya jawab. Jika teman-teman dekat yang tanya pun, saya ajak bercanda aja, Mukini kale ya," cerita Kurmin.
Ia mengaku sebagai masyarakat dengan marga yang sama, ia merasa kecewa dan marah, namun setiap manusia memiliki kelemahan masing-masing.
"Ada rasa kecewa dan marah, tapi manusia tidak luput dari kesalahan. Mungkin punya alasan sendiri. Jika pun benar-benar hoaks, nampaknya ia melalukan perbuatan yang fatal, karena yang dibohongi ialah jendral bintang dua," sambung Kurmin.
Namun sesama marga Tionghoa, dikatakan Kurmin, ia bersama teman-teman bukan seolah bertanggungjawab atas perihal kasus Akidi Tio.
"Intinya, kita ingin berbuat baik. Jika itu benar, tentu nama keluarganya yang menjadi terhormat dan yang merasakan juga masyarakat Sumsel, tanpa melihat agama dan suku. Namun jika tidak, seharusnya kasus ini tidak boleh terjadi," ujar ia.
Dalam paguyuban, perihal Akidi Tio pun bukan fokus pembicaraan, karena semua paham atas semua perbuatan memiliki dosa dan pahalannya sendiri-sendiri.
"Itu kenapa dari awal, saya tidak mau komentari soal pribadi dan anak-anaknya, karena memang tidak kenal," pungkas Kurmin.
Berita Terkait
-
Foto Makam Akidi Tio Beredar, Kapolda Disebut Ziarah saat Olahraga
-
PPATK Ungkap Kejanggalan Donasi Akidi Tio, Diberi ke Polisi hingga Cek Tak Cair
-
Diduga Fiktif, PPATK Ungkap Ada Keanehan soal Donasi Keluarga Akidi Tio ke Polda Sumsel
-
Anak Akidi Tio Ditagih Utang Rp 2,3 Miliar, Jika Tidak Melunasi Bakal Dipolisikan
-
Pedas! Uangnya Dipinjam Rp 2,3 Miliar, Kini 'Si Cantik' Ingin Anak Akidi Tio Minta Maaf
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?