SuaraSumsel.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan temuan atas kejanggalan sumbangan atau donasi Rp 2 Triliun Akidi TIo.
PPATK menyebut semestinya donasi dalam jumlah yang besar tersebut diserahkan ke lembaga yang sesuai dengan tupoksinya, seperti halnya kementrian atau satuan tugas atau Satgas COVID 19.
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana Rae menilai Kapolda Sumatera Selatan bisa menyerahkan sumbangan dari sipil kepada pihak berwenang, seperti halnya lembaga yang berhubungan dengan penanganan COVID 19 di daerah tersebut.
"Iya mestinya diserahkan saja pada lembaga/kementrian yang sesuai tupoksinya seperti Kementrian Sosial, Satgas Covid-19 atau BNPB," kata Dian saat dihubungi Suara.com, Senin (9/8/2021).
Baca Juga: PPATK Ungkap Deretan Kejanggalan Kasus Sumbangan Akidi Tio, Kapolda Sumsel Bikin Curiga
Selain itu, ia juga menganggap adanya keanehan dari pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh pihak Polda Sumatera Selatan terkait kasus sumbangan Rp 2 triliun tersebut.
Sumbangan senilai Rp 2 triliun itu masih belum menemukan titik terang.
"Sebenarnya kan aneh statement mereka ini, kalau uangnya ada dan itu uang sah, maka pengiriman itu mudah saja dilakukan," ujar ia.
Sejauh ini PPATK ikut membantu menelusuri rekening milik anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti Akidi Tio. Dari hasil penelusuran, ditemukan kalau dananya tidak sampai Rp 2 trilun.
Menurut Dian, temuan-temuan PPATK tersebut sudah disampaikan ke pihak kepolisian. Ia menyerahkan kewenangan pihak kepolisian guna mengungkap kasus tersebut.
Baca Juga: BMKG: Sumsel Tetap Alami Hujan Meski Musim Kemarau
"Ya kan perlu dipelajari dulu, nanti pasti akan ada pemberitahuan dari kepolisian," pungkasnya.
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Tangisan Pilu dI Rumah Kosong, Warga Syok Temukan Bayi Perempuan di Garasi
-
Ambulans RSUD Kosong Sopir dan BBM, Keluarga Nangis Histeris Urus Jenazah Sendiri
-
Guru Silat di Ogan Ilir Jadi Tersangka Pencabulan Santri, Diduga Lakukan Berkali-kali
-
WNA Rusia di Palembang Jadi Korban Curanmor, Drone dan GoPro Raib
-
Sayang Dibuang! Ini Cara Benar Simpan Kue Basah Palembang Pasca Lebaran