SuaraSumsel.id - Netizen dibuat geram mendengar kenyataan jika terpidana Pinangki Sirna Malasari. Dalam pernyataannya, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Riono Budi Santoso menyampaikan jika alasan JPU belum juga mengeksekusi sang mantan jaksa Pinangki ini karena tengah banyak alasan.
Pernyataan tersebut tidak pula menjelaskan hal apa yang membuat para jaksa menjadi sibuk. Selain itu, kejaksaan juga menuturkan jika pihaknya juga harus menjaga tenaga saat pandemi COVID 19 yang belum kunjung berakhir ini.
Padahal Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis eks Jaksa Pinangki selama 10 tahun penjara. Pada tahap banding, majelis hakim memangkas hukuman Pinangki malah menjadi 4 tahun penjara pada 14 Juni 2021 lalu.
Akun yang meramaikan informasi ini @info.updatee
Netizen juga berkomentar geram atas informasi yang dibagikan ini.
Akun satya_utts mempertanyakan apakah benar jaksan banyak kerjaan.
"Pura2 ga tau apa gimana yaa yg itu..." tulis ia.
Akun aryadursasana mengatakan peristiwa ini edan.
"Edaaaaannnn," ujarnya.
Baca Juga: Sistem COD Kerap Bermasalah, Kadin Sumsel: Butuh Edukasi Transaksi E-Commerce
Akun andynearestiyanti menyarankan agar netizen terus memviralkan informasi ini.
"Viralin terus sih ini, biar pada liat," tulis ia.
Akun Atha121273 menuliskan jika sungguh terlihat ketidakadilannya.
"Makin kelihatan ketidakadilan ,,gmn adzab g berhenti2 di negara ini," tulis netizen geram.
Akun rofiisaifudin menuliskan jika jaksanya masih banyak kerjaan. Mungkin kerjaannya juga mantan jaksa tersebut.
"Jaksanya masih banyak kerjaan,," tulis ia.
Berita Terkait
-
Jaksa Pinangki Tak Kunjung Dieksekusi ke Penjara, MAKI Bersiap Lapor Kejagung dan DPR
-
Pinangki Masih di Rutan Kejagung, MAKI: Ini Jelas Tidak Adil
-
Beda Cerita Vonis Sang Jenderal Usai Hukuman Jaksa Pinangki-Djoko Tjandra Disunat Hakim
-
MAKI Duga Ada Oknum di Balik Vonis Ringan Pinangki
-
Soal Diskon Hukuman Pinangki, Jaksa Ngaku Ogah Ambil Tindakan Tak Berdasarkan Hukum
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga