SuaraSumsel.id - Proses evakuasi ibu hamil tujuh bulan yang teriveksi COVID 19, sempat dramatis. Ibu ini sempat tidak dilayani rumah sakit AHmad Ripin Muarojambi dengan alasan tidak terdapat dokter spesialis kandungan. Rumah Sakit yang ada di kota Jambi pun melakukan hal yang sama.
Diungkapkan Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja, pihaknya bergerak cepat memberikan perotolongan terhadap seorang ibu rumah tangga yang hamil tujuh bulan.
Ia sempat dinyatakan positif terpapar COVID-19 dan perlu dilakukan evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Ripin, Kabupaten Muarojambi guna mendapatkan perawatan medis.
"Setelah kami mendapat informasi itu langsung memerintahkan Kapolsek Jambi Luar Kota (Jaluko) dan Bhabinkamtibmas setempat untuk berkoodinasi dengan TNI dan tim gugus Tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Muarojamb untuk bergerak cepat mengevakuasi terhadap Eli Noviana (29) yang sedang hamil untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD Ahmad Ripin," kata AKBP Yuyan Priatmaja, di Jambi, Selasa.
Sebelumnya, Selasa 27 Juli 2021 sekira pukul 10.00 WIB, warga di RT 12 Desa Bertam, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi diiformasikan sempat bersangkutan tidak mendapatkan perawatan medis dari Rumah Sakit Ahmad Ripin Muarojambi.
Alasanya, tidak ada dokter spesialis S.Pog (kandungan), termasuk RS yang ada di Kota Jambi juga melakukan hal yang sama.
Namun setelah berkordinasi dengan berbagai pihak agar melakukan evakuasi dan membawa ibu hamil tersebut dari rumahnya.
Pada pukul 14.00 WIB, ambulance Tim Gugus COVID-19 Kabupaten Muarojambi menjemput pasien dengan dirujuk ke RSUD Ahmad Ripin dengan pengawalan Polri dan Kepala Puskesmas Pir II Bajubang.
Dokter jaga Puskesmas, dr Lena sebelumnya menyampaikan diagnosa awal pasien mengalami demam dan batuk dengan kadar oksigen hanya 93.
Baca Juga: Atasi Karhutla di Puncak Musim Kemarau, Sumsel Perlu Tambahan Helikopter
Dari hasil swab antigen yang bersangkutan Reaktif (+) sehingga penangananya harus sesuai protokol COVID-19. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Tragis! Covid-19 Renggut Nyawa Istri dan Bayi di Kandungan, Asa Erland jadi Ayah Pupus
-
Pengakuan Dita, Ibu Hamil Penyintas Covid-19: Survive Lawan Virus dengan Bayi di Rahimnya
-
Curhat Ibu Muda Hamil Kondisi Positif Covid, Rasa Cemas Dita Menggunung Hadapi Persalinan
-
Bayi Hampir Lahir, Ibu Hamil 8 Bulan Positif COVID-19 Meninggal, Namanya Win Purwanti
-
Gawat! Covid Menggila Serang Ratusan Ibu Hamil, Rata-rata Terpapar saat Mau Melahirkan
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Ratu Dewa Mendadak Lantik Sekda Palembang, Ada Apa dengan Aprizal Hasyim?
-
Sidang Smart Board Chromebook Ungkap Proyek Rp21,21 Miliar Muara Enim Diduga Sudah Diatur
-
Berawal dari Jakarta, Kronologi Kasus Smart Board Chromebook yang Berujung OTT Bupati Muara Enim
-
Nama Bupati Edison Disebut di Sidang Smart Board, JPU Ungkap Dugaan Aliran Rp3,36 Miliar
-
Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?