Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Jum'at, 23 Juli 2021 | 12:49 WIB
Presiden Joko Widodo merayakan hari anak secara virtual [YouTube] Anak Indonesia Curhat Jenuh Sekolah Daring, Ini Jawaban Jokowi

SuaraSumsel.id - Presiden Joko Widodo menggelar perayaan hari anak nasional, Jumat (23/7/2021). Dalam peringatan acara yang berlangsung virtual itu, nampak Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyapa anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Provinsi Jawa Tengah.

Presiden memulai video yang menyapa anak-anak agar tetap belajar dan sekolah di tengah situasi pandemi. Lalu, ada anak perempuan yang menyeletuk curhat, jika ia sudah jenuh belajar daring di rumah.

Presiden Jokowi menyapa anak-anak dengan bertanya kabar.

"Bagaimana kabar, sehat semua. Anak-anak lagi belajar apa ini?" tanya Presiden Jokowi.

Baca Juga: Sepekan Terakhir, Stok Vaksin COVID 19 Sumsel Kosong

Jokowi pun menerangkan jika sejak Maret lalu, Indonesia mengalami virus pandemi Corona. Karena itu, selama pandemi, anak-anak jadi sering di rumah, tidak pergi ke sekolah atau tidak berpergian.

"Anak-anak Indonesia semua yang saya cintai dan sayangi, kita tahu ya sejak Maret tahun lalu, kita mengalami virus Corona dan selama pandemi, saya juga tahu, anak-anak sering di rumah, tidak pergi ke sekolah, tidak berpergian," katanya.

Presiden Joko widodo juga menitip pesan agar anak-anak harus tetap semangat dan tetap belajar mesti di rumah.

"Saya titip anak-anak harus tetap semangat belajar, tetap belajar mesti tetap di rumah. Anak-anak rindu juga ketemu teman-teman, kakek, dan paman," tanya Joko Widodo.

Lalu, seorang anak perempuan akhirnya berkata mencurahkan keinginan agar bisa tatap muka.

Baca Juga: Sumsel Kehabisan Stok Vaksin, Beberapa Faskes Stop Vaksinasi Sementara

"Pak, saya ingin tatap muka, saya sudah jenuh, belajar di rumah," kata anak perempuan itu.

Siswa berdoa usai pengenalan lingkungan sekolah pada hari pertama pembelajaran di SDN 1 Lhokseumawe, Aceh, Senin (12/1/2021). ANTARA FOTO/Rahmad

Mendapatkan pernyataan itu, Presiden Jokowi memaparkan jika Pemerintah sudah berencana menggelar belajar tatap muka pada Juni lalu.

Namun karena virus pandemi COVID 19 kembali naik, maka rencana tersebut dibatalkan.

"Di bulan Juni, kita ingin sekolah sudah dibuka dan bisa tatap muka lagi, Namun, Pandemi virus corona, apa itu, naik lagi, rencana itu dibatalkan," ujar Presiden Jokowi.

Tapi, Jokowi berjanji, jika situasi pandemi COVID 19 sudah membaik, maka proses belajar tatap muka di sekolah bakal digelar.

"Virus corona sudah baik, turun, kita akan belajar tatap muka, gitu," ujar Jokowi.

Load More