SuaraSumsel.id - Kompleks Perumahan Dinas Kiwal Asrama Komando Angkatan Darat (Kodam) II/Sriwijaya terbakar,
Perumahan yang berada di Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan mengalami kebakaran hingga menghanguskan enam rumah dinas Ajudan Jenderal Militer (Ajendam) pada Kamis, sekitar pukul 11.45 WIB.
Lima rumah yang terbakar tersebut merupakan tempat tinggal enam kepala keluarga.
Mereka di antaranya Serma Bagus Satuan Ajendam Kodam II/Sriwijaya, Sertu Mujamil Satuan Ajendam Kodam II/ Sriwijaya, Serma Pura Dirgantara Satuan Komando Militer 0418/Palembang, Mayor Cpl Nababan Satuan Paldam Kodam II/Sriwijaya, Serma (Purn) Suharto, dan Sertu Deka Tim Intel Korem 044/Garuda Dempo.
Aslog Kodam II/Sriwijaya Kolonel Inf Priandy BP mengatakan para korban rumah dinas yang terbakar tersebut diungsikan.
Sementara petugas gabungan dari TNI, Pemadam Kebakaran Kota Palembang, dan Kepolisian Sektor Kecamatan Kalidoni mengevakuasi sekaligus membersihkan puing yang terbakar.
"Penghuni rumah diungsikan sementara ke tempat yang aman, sementara kami akan rehab rumah yang terbakar secepatnya," katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut, tetapi semua peralatan di rumah itu hangus terbakar, termasuk satu unit mobil Daihatsu Taff BG 1227 RM milik Sertu Mujamil Satuan Ajendam Kodam II/Sriwijaya.
Salah seorang saksi mata yang melihat secara langsung kebakaran, Adi (48) warga Jalan Peltu Kohar, Kecamatan Kalidoni, Palembang mengatakan, kepulan asap hitam dari rumah Sertu Mujamil Satuan Ajendam Kodam II/Sriwijaya sekitar pukul 10.10 WIB, saat dia sedang memperbaiki rumah Serma Okto Riadi hanya beberapa meter dari titik api.
Baca Juga: Jumat Besok, Sumsel Gelar Melangitkan Doa agar Pandemi Sirna
"Rumah itu kosong, lalu tak berlangsung lama api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah lainnya," ujarnya pula. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
BTN Optimistis Sektor Perumahan Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional
-
Waduh, Hampir Seluruh Warga di Komplek Perumahan Sukaraja Bogor Positif Covid-19
-
Kementerian PUPR Bangun Rusun untuk Mahasiswa Unima dengan Fasilitas Lengkap
-
Kronologis Satu Keluarga Meninggal Positif COVID-19 di Perumahan Duta Kranji Bekasi
-
Satu Keluarga Meninggal Positif COVID-19 di Bekasi Gara-gara Ada yang Numpang Isoman
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
KPA Sumsel Siapkan Posko Solidaritas Lumbung Agraria di 4 Daerah Terdampak Karhutla
-
Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal
-
Kantor Gubernur Sumsel Disegel Simbolis, BEM Ancam Menginap jika Karhutla Tak Tertangani
-
Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?
-
WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik