SuaraSumsel.id - Sumatera Selatan atau Sumsel agar menggelar doa bersama secara daring dengan tajuk Sumatera Selatan melangitkan doa agar pandemi segera sirna, Jumat (16/7/2021) malam.
Kegiatan melangitkan doa ini digelar secara daring yang akan dipimpin oleh perwakilan agama masing - masing. Kegiatan yang diinisiasikan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan merupakan lanjutan gerakan PrayFromHome yang digelar Kemenag RI, pada pekan lalu.
Kakanwil Kemenag Sumsel Mukhlisuddin SH, MA mengatakan gerakan Sumatera Selatan Melangitkan Doa Agar Pandemi Segera Sirna merupakan tindak lanjut dari kegiatan PrayFromHome dengan format yang sama.
“Rencananya akan ada pembacaan doa bersama yang dipimpin perwakilan masing-masing agama. Untuk agama Islam, kita sudah mengajukan permohonan kepada KH. Mal An Abdullah, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua FKUB Provinsi Sumsel. Sedangkan untuk tokoh agama-agama yang lain masih kita koordinasikan,” jelas Mukhlisuddin dalam keterangan persnya.
Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel Dr. H. Saefudin M.Si menambahkan, Gerakan PrayFromHome yang digelar Kemenag RI pada 11 Juli lalu melibatkan 10 ribu partisipan dari Sabang sampai Merauke.
Kegiatan ini dihadiri secara daring oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Agama KH. Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur, Bupati, Walikota, Kakanwil, Kakankemenag Kabupaten/Kota se-Indonesia, serta segenap ASN Kementerian Agama.
Gerakan PrayFromHome merupakan kesadaran masyarakat sebagai anak bangsa membangun optimisme dan keyakinan atas kehendak Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, bangsa Indonesia dapat mengatasi pandemi Covid-19.
“Perjuangan melawan pandemi belumlah usai. Kita tidak bisa memastikan kapan wabah ini akan berakhir. Untuk itu, Kementerian Agama mengajak masyarakat bekerja dari rumah, beribadah dari rumah, dan juga berdoa dari rumah demi menghindari kerumunan," katanya.
Menghadapi situasi sulit ini, selain ikhtiar lahiriah, juga wajib melakukan ikhtiar batiniah.
Baca Juga: Curi Tanaman Hias buat Bayar Kontrakan, Pasutri di Palembang Dipenjara 18 Bulan
"Mari memanjatkan doa, memohon agar beban kita diringankan, agar rakyat, bangsa, dan negara, juga dunia segera terbebas dari Pandemi Covid-19 dan segala macam bentuk musibah,” tutup Saefudin.
Berita Terkait
-
Pekan Ini, Pasien COVID 19 Sumsel Terbanyak selama Pandemi
-
MUI Himbau Masyarakat Sumsel Tunda Resepsi Pernikahan
-
Miliki Empat Produsen, Sumsel Terima Bantuan 1.200 Ton Oksigen Medis
-
Cek Bed IGD Pasien COVID 19 pada 12 Juli, Rumah Sakit di Sumsel Butuh Pasokan Oksigen
-
Persiapan Haji 2021, Kemenag Sumsel Siapkan Tiga Opsi
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?
-
25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru