SuaraSumsel.id - Pegiat media sosial Abu Janda alias Permadi Arya membagikan pengalamannya terpapar Covid-19 varian baru. Cerita itu ia bagikan di akun YouTube miliknya.
Pada video itu, Abu Janda masih belum begitu sehat. Tangan masih diinfus, dan suara yang serak. Ia mengungkapkan saat terserang virus membuatnya tidak bisa berfikir.
Dilansir dari hop.id - jaringan Suara.com, tiga dampak varian baru COVID 19 yakni mulai dari demam tinggi, menggigil kedinginan serta batuk-batuk. “Tulang serasa remuk redam luluh lantak. Berdiri pun enggak bisa, mikir pun enggak bisa. Tenaga kita habis hanya untuk dipakai menahan serangannya seharian,” ujar Abu Janda dikutip Hops.ID pada Sabtu, 10 Juli 2021.
Selain itu, Abu Janda mengatakan, hal paling parah ialah rasa sakit yang naik turun.
“Aspek yang paling brutal yang saya rasakan adalah, PHP-nya, harapan palsunya. Karena setelah serangan itu lewat, kita akan merasa enak, sehari dua hari, kita pikir sudah minum obat-obatan yang tepat, kita pikir sudah menuju sehat. Namun tiba-tiba serangan itu datang lagi, tubuh drop lagi, kembali ke awal,” urai Abu Janda.
Gejala tersebut, terus berulang selama tujuh hari saat melakukan isolasi mandiri di rumah. Ia pun menyerah dan kemudian memutuskan untuk dirawat di rumah sakit.
“Dan itu berulang di tujuh hari masa isoman (isolasi mandiri) saya di rumah. Enak, drop lagi, enak, drop lagi, benar-benar menghancurkan mental, benar-benar menghancurkan semangat untuk berjuang, makanya saya nyerah, dibawa ke UGD,” tuturnya.
Abu Janda pun berpesan kepada orang-orang agar untuk selalu menjaga diri dan kesehatan.
Baca Juga: Polisi di Sumsel Dilatih Pemulasan dan Pemakaman Pasien COVID 19
Berita Terkait
-
Dirawat Gegara Positif Corona, Abu Janda: Covid-19 Menghancurkan Mental dan Semangat
-
Dirawat karena Covid-19, Abu Janda Curhat: Saya Nyerah
-
Pajang Foto Abu Janda, Eko Kuntadhi: Innalillahi, Semoga Allah Melapangkan Kuburnya
-
Abu Janda Positif Covid-19 Dirawat di ICU, Ustaz Hilmi Panjatkan Doa Ini
-
Pernah Disebut Teroris, Ustaz Hilmi Doakan yang Terbaik bagi Abu Janda
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?