SuaraSumsel.id - Dinas Pendidikan Kota Palembang memastikan 24 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tiga Sekolah Dasar (SD) bisa menggelar sekolah tatap muka.
Sistem pembelajarannya nanti akan dibagi dengan dua jam belajar.
Dilansir dari Sumselupdate.com - Jaringan Suara.com, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan sekolah tatap muka terbatas masih akan dilaksanakan pada sekolah-sekolah tertentu.
Dengan artian, tidak seluruh sekolah di Palembang akan langsung belajar tatap muka. SMP di Palembang yang memenuhi syarat protokol kesehatan atau prokes sehingga bisa menggelar belajar tatap muka ialah 24 sekolah sedangkan sekolah dasar hanya sebanyak tiga sekolah.
"Setelah berlangsung, pada Agustus, pembelajaran tersebut akan dievaluasi. Apakah sekolah-sekolah lain juga akan bisa menggelar sistem yang sama," terang ia.
Beberapa sekolah yang akan tatap muka di antaranya SMP Negeri 17, SMP Negeri 1, SMP Negeri 9, SMP Negeri 10, termasuk sekolah yang ada di pinggiran Kota Palembang karena tidak terlalu banyak kontak itu, seperti SMP Negeri 25.
Pada awal Juli, akan dilakukan persiapan mengenai belajar tatap muka ini.
“Meski sudah menggelar belajar tatap muka, nanti sistemnya juga ada sebagian tatap muka di sekolah adan ada yang online. Bergantian," pungkasnya.
Baca Juga: Viral, Pelecehan Seksual Pengguna Motor pada ART di Palembang
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer
-
Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan