SuaraSumsel.id - Kepolisian daerah Sumatera Selatan menggelar kegiatan Mujahadah dengan tema, "Doa bersama dari Sumsel untuk Indonesia aman sehat serta bebas Covid-19 dan karhutla. Pada Rabu (16/6/21).
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Prof Eko Indra Heri mengatakan, kegiatan merupakan upaya lainnya yang juga harus ditempuh, yakni berdoa kepada Allah SWT agar Covid-19 dan kebakaran hutan dan lahan atau kerhutla teratasi.
"Berdoa kepada Allah SWT agar Covid-19 ini cepat berlalu kita akan kembali sehat kusus Sumatera Selatan. Kita akan menghadapi karhutla," kata Kapolda usai doa bersama.
Polisi bintang dua ini menjelaskan, bahwa saat ini kota Palembang dan kabupaten Muaraenim masih masuk zonah merah, maka secara bersama-sama menjaga agar semua sehat dan terhindar dari Covid-19
Disinggung soal keramaian di kafe maupun restoran, ia mengungkapkan akan berttindak lebih tegas dengan sanksi ringan dan berat.
"Contohnya sudah kita lakukan tindakan hukuman ada dua kafe di depan Mapolda sudah kita berikan sanksi tipiring. Kami bersama pemerintah sudah sepakat jika ada berkerumun akan kami tindak tegas hukum. Sudah dua kafe kami beri sangsi karena melanggar prokes," tegas Eko.
Ia menambah, bahwa hukuman ini bukan tindakan terakhir melainkan akan diperingati terlebih dahulu.
"Jika sekali dua kali masih tidak didengar makan akan kami berikan hukuman yang sudah ditentukan," pungkasnya.
Kontributor: Andika
Baca Juga: Kopi Sumsel Bisa Tembus Pasar Eropa, Duta Besar: Penuhi Syarat Indikasi Geografis
Berita Terkait
-
Deteksi Karhutla, Polda Sumsel Bentuk Tim Drone Squad di Tingkat Polsek
-
Atasi Karhutla, Pesawat Pembom Air Dioperasikan di Sumsel dan Jambi
-
Cegah Karhutla, KLHK Luncurkan Teknologi Modifikasi Cuaca
-
Cegah Karhutla, Teknologi Modifikasi Cuaca Mulai Beroperasi di Langit Sumsel
-
Sepekan, Tiga Kecamatan di Ogan Ilir Ini Alami Karhutla
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
-
Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla
-
Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
PTBA dan UGM Uji Pupuk Kalium Humat dari Batu Bara untuk Tingkatkan Hasil Panen