SuaraSumsel.id - Usai digerebek akhir pekan lalu oleh tim gabungan, Kepala Desa atau Kades Surulangun Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, Muhammad Saleh mengakui jika peredaran narkoba di wilayahnya sudah sejak lama.
Peredaran narkoba bukan hanya pada kali ini saja.
"Sebelum menjabat menjadi kepala desa sudah banyak peredaran narkoba," ujarnya kepada Suarasumsel.id, Selasa (15/6/2021).
Menurut ia, pemerintah desa beserta perangkatnya terus mensosialisasikan kepala masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang melawan hukum seperti penyalahgunaan narkoba.
“Saya dan perangkat desa terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak memakai atau mengedarkan barang haram tersebut, jika tidak mau berhadapan dengan hukum,” jelas kades kepada awak media.
Senin (15/6/2021) pagi pihaknya telah menyerahkan barang bukti berapa alat perjudian jenis bar-bar kepada pihak yang berwajib hasil dari serahan masyarakat Surulangun.
“Dari kejadian pada Sabtu lalu, Alhamdulillah masyarakat saya sudah banyak yang sadar bahwa apapun bentuk yang berkenaan dengan hukum sedikit demi sedikit sudah mulai sadar, terbukti pagi tadi banyak sekali masyarakat yang menyerahkan alat perjudian jenis bar-bar, terhitung ada sekitar 32 unit,” paparnya.
Dirinya berharap dengan adanya kejadian pada Sabtu lalu itu juga bisa menyadarkan masyarakat, supaya tidak main-main dengan hukum.
Ia berharap agar kedepannya Surulangun bisa menjadi desa yang aman, nyaman, bebas dari narkoba.
Baca Juga: Cegah Peredaran Narkoba, Polda Sumsel Bakal Bangun Kampung Tangguh
Kontributor: Renaldi
Berita Terkait
-
Cegah Peredaran Narkoba, Polda Sumsel Bakal Bangun Kampung Tangguh
-
Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba
-
Peredaran Narkoba Tinggi di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolri Prihatin
-
Berawal dari Dugaan Transaksi di Pasar Bantul, Polisi Ringkus 2 Pengedar Narkoba
-
Bareskrim Polri Bongkar Peredaran Sabu 45 Kg Jaringan Malaysia-Indonesia
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?