SuaraSumsel.id - Sriwijaya Fc mematangkan taktik menjelang kompetisi Liga 2 Indonesia. Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini menggelar pertandingan uji coba di luar Sumatera. Sebanyak 26 pemain Sriwijaya FC diboyong ke Pulau Jawa, guna melakoni tour uji coba di Jakarta dan Bandung.
Mereka diberangkatkan dari Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Senin (14/6/2021) menggunakan bus. Pertandingan ujicoba pertama akan digelar Rabu (16/6/2021) sore menghadapi TIRA Persikabo yang akan digelar di Bogor.
Kemudian Jumat (18/6/2021) sore di Pancoran melawan Persiba Balikpapan. Rencananya, Rabu (23/6/2021) sore bertemu Tim Liga 3 Pro Duta Maung Bandung.
Tanggal 27 hari Sabtunya dijadwalkan lawan Persib Bandung.
Untuk melawan Persib ini masih nunggu jadwal karena Persib Bandung masih mengikuti turnamen Walikota Cup di Solo.
Para pemain yang diboyong tercatat, yakni Striker Rudiyana, gelandang serang/sayap M Nur Iskandar, winger Dedi Hartono, winger Imam Bagus Kurnia, winger Rahel Radiansyah, winger M Fadil Redian, gelandang serang Hari Habrian.
Gelandang bertahan Rio Hardiawan, gelandang bertahan Suandi, gelandang Dwi AndikaCakra Yudha, gelandang bertahan Lucky Wahyu, gelandang bertahan Ronaldo Meosido.
Selain itu, pemain bek sayap Suhendra Eka Saputra, bek kiri Dani Arwin, bek kanan Akbar Zakaria, bek kiri Valentino Telaubun, bek kanan Abu Rizal Maulana.
Stoper Ambrizal stoper Obet Choiri, stoper Ikhwan Ciptadi stoper Taufik Hidayat, kiper Hendra Mole, kiper Risky Darmawan, kiper Rudi Nurdin Rajak.
Baca Juga: Ditangkap Polisi, Pria di OKU Sumsel Nekat Telan Sabu
Sementara Abu Rizal Maulana informasinya masih izin kembali kampungnya dan belum kembali ke tim setelah sempat sekali latihan bersama tim. Sedangkan tiga pemain trial lainnya juga diikutkan.
Pelatih Sriwijaya FC Nil Maizar mengatakan, perihal uji coba bisa jadi evaluasi dan melihat skill atau kemampuan tim. Selama dua bulan melakukan latihan saat ini kita melihat kinerja para pemain yang ada saat ini.
"Kita harap uji coba ini bisa jadi evaluasi dan melihat skill atau kemampuan tim. Untuk mempersiapkan kompetisi liga 2," kata mantan Pelatih Semen Padang itu.
Nil Maizar yang pernah mengarsiteki Timnas Indonesia ini sebelumnya telah menggelar setidaknya dua kali game internal untuk melihat kesolidan antar pemain dan menerapkan strategi yang disampaikan selama ini.
Kontributor: Andika
Berita Terkait
-
Terancam Punah, Owa Jawa Menampakan Diri di Hutan Lindung Naringgul Cianjur
-
Covid-19 Meroket Usai Lebaran, Satgas Beri Peringatan Keras ke Pemda di Jawa
-
Satgas Covid-19 Sebut Pulau Jawa Penyumbang Terbesar Kasus Corona Usai Lebaran
-
Kabar Gempa dan Tsunami 29 Meter di Pesisir Selatan Jawa, BMKG Minta Jaga Ekosistem Pantai
-
Meski Bukan Sriwijaya FC, Presiden Sriwijaya FC: Selamat Bang Atta Punya Klub Baru
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Sambut 2026, BRI Berharap Bisa Take-Off dan Bertumbuh dalam Jangka Panjang
-
BRI Dukung Pembangunan Rumah Hunian Danantara untuk Ringankan Penderitaan Masyarakat
-
6 Fakta Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen UMP yang Kini Dilaporkan ke Polisi
-
Cek Fakta: Viral Klaim BMKG Deteksi Ancaman Squall Line Malam Tahun Baru, Benarkah?
-
Sepanjang 2025, Transformasi BRI Berbuah Kinerja Solid dan Kontribusi Nyata untuk Negeri