Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Kamis, 10 Juni 2021 | 20:38 WIB
Foto udara lahan gambut yang terbakar di Kalimantan Tengah. [ANTARA FOTO/Makna Zaezar] Cegah Karhutla, Teknologi Modifikasi Cuaca Mulai Beroperasi di Langit Sumsel

Operasi TMC di kedua wilayah tersebut didukung TNI Angkatan Udara, Skadron 4 Malang dengan mengerahkan armada pesawat Casa 212 A-2105 dan 11 kru pesawat.

Posko TMC dipusatkan di area Lapangan Udara Sri Mulyono Herlambang, Palembang.

BBTMC BPPT menerjunkan tujuh orang yang bertugas di posko dan empat orang di Pos Pengamatan Meterorologi serta satu orang forecaster dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Koordinator Bidang Pelayanan TMC BBTMC BPPT Sutrisno mengatakan telah disiapkan bahan semai berupa serbuk NaCl sebanyak 10 ton yang dikirim dari Serpong, Tangerang dan disimpan di Posko TMC.

Baca Juga: Jelang Belajar Tatap Muka Juli, Baru 65 Persen Guru Sumsel Divaksin COVID-19

Sutrisno juga menuturkan karena luasnya daerah target kegiatan TMC, pihaknya membuat prioritas dalam melakukan penyemaian yang dibagi dalam empat kriteria terkait kondisi awan.

Pertama, awan di atas titik api yang berada di lahan gambut dan tidak mendapatkan curah hujan selama beberapa hari akan menjadi prioritas utama penyemaian awan.

Apabila tidak ditemukan kriteria pertama tersebut, dicari awan di sekitar titik api di daerah gambut yang sudah beberapa hari tidak hujan.

Sedangkan kriteria ketiga yaitu awan di lahan apapun dengan curah hujan yang sedikit.

Jika ketiga kriteria tidak ditemui, maka awan-awan di mana saja yang masih mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan dapat menjadi target penyemaian awan. (ANTARA)

Baca Juga: Gubernur Sumsel Ganti Rugi Ojol Gegara Pesanan BTS Meal Dibatalkan, Ini Kata Gojek

Load More