SuaraSumsel.id - Sinetron Suara Hati Istri: Zahra terus menjadi pembicaraan publik. Meski belakangan, KPI juga mampu menghentikan penanayangan sinetron di televisi swasta nasional tersebut.
Ramai dikritik jika sinetron dengan sasaran penonton dewasa itu, diperankan oleh Lea Ciarachel, yang masih berusia 14 tahun. Pengakuan Lea, ia menerima tawaran main sinetron Suara Hati Istri: Zahra itu pun awalnya menganggap sebaagai tantangan atau Challenge.
Dalam YouTube Boy William. Lea mengungkapkan ia sangat sedih atas kejadian yang dialami hingga akhirnya posisi perannya digantikan. Kesedihannya pun diluapkannya hingga menangis sampai dua hari.
Saat mengetahui hal yang menimpanya tersebut, ia malah sempat menjauhi lokasi syuting untuk hanya menangis dan menumpahkan kesedihan.
"Ya sedih, menangis sampai dua hari sambil membaca komentar-komentar yang masuk di berita," ujarnya di akun YouTube yang disiarkan, Minggu (6/6/2021) malam.
Lea yang merupakan keturunan ayah Perancis dan ibu dari Cirebon ini mengakui jika sinetron yang dilakoninya tersebut merupakan peran perdana yang ia peroleh.
Ia memang berniat mencoba beradu akting pada dunia entertainment dengan balik ke Jakarta. Tidak lama kemudian, masuk tawaran untuk memerankan sinetron Zahra ini.
Karena menganggap akan menjadi tantangan (challenge), maka tawaran tersebut diterima. "Awalnya, aku sih mikir ini challege (tantangan), ternyata dunia entertaiment begini ya," ujar Lea.
Ia pun mengaku masih berusia 14 tahun dan bersedia memainkan peran dengan usia 18 tahun dengan alur cerita menikah pada pria yang tidak dicintainya.
Baca Juga: Ini 10 SMA/MA Terbaik Nilai UTBK di Sumsel, Pilih Masuk Mana?
Lea lebih sedih lagi akan komentar netizen yang mempertanyakan pengawasan orang tuanya hingga dirinya yang dianggap bodoh.
Karena itu, ia berkeinginan agar ke depan, akan lebih memilih sinetron yang dilakoni.
"Orang tua tetap dukung sih, ke depan tetap mau fokus di dunia entertaiment. Bakal ada main sinetron pengganti sesuai dengan umur," ucapnya polos.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Alex Noerdin Meninggal Hingga ke Roblox, Warga Berkumpul di Bundaran Sekayu Versi Virtual
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
Kilang Pertamina Plaju Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Satgas RAFI 1447 H, Perkuat SDM dan HSSE
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya