SuaraSumsel.id - Berdasarkan Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2021, diketahui jika pada 7 Juni hingga 12 Juni nanti ialah pendaftaran dengan zonasi.
Untuk memudahkan kamu menentukan jenis sekolah, ini adalah 10 sekolah terbaik berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yag dilansir oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT.
Adapun PPDB saat ini, dilaksanakan mekanisme dalam jaringan (daring) jalur afirmas, mutasi, prestasi undangan. zomasi, dan prestasi tes mandiri ayau PTM.
Dilansir dari laman LTMPT diketahui sejak tahun 2019, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan/atau kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN.
Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) merupakan tes masuk ke perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
UTBK 2021 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2019, 2020, dan 2021 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK dan sederajat), serta lulusan Paket C tahun 2019, 2020, dan 2021 dengan umur maksimal 25 tahun.
Hasil tes ini yang mengurut 10 Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA), terbaik berdasarkan hasil nilai tes tersebut.
Berikut 10 SMA/MA terbaik di Sumatera Selatan atau Sumsel dengan nilai UTBK terbaik pada 2021.
- Urutan 161 nasional, MAN Insan Cendekia OKI, Kab. Ogan Komering Ilir
- Urutan 198, SMA IGNATIUS GLOBAL SCHOOL (IGS) PALEMBANG
- Urutan 206, SMAN SUMATERA SELATAN
- Urutan 207, SMA XAVERIUS 01 PALEMBANG
- Urutan 265, SMA KUSUMA BANGSA PALEMBANG
- Urutan 377, SMAN 4 LAHAT
- Urutan 381, SMA NEGERI 17 PALEMBANG
- Urutan 509, SMA NEGERI 06 PALEMBANG
- Urutan 609, SMAN 1 UNGGULAN MUARA ENIM
- Urutan 916, SMA XAVERIUS 03 PALEMBANG
Ini 10 urutan SMA/MA terbaik di Sumatera Selatan atau di Sumsel berdasarkan nilai Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).
Berita Terkait
-
PPDB 2021: Tahapan Proses dan Syarat Calon Peserta Didik Baru
-
Kali Pertama di Jogja, PPDB SD Sertakan Jalur Cerdas Istimewa
-
297 Jemaah Calon Haji Asal OKU Batal Tunaikan Ibadah Haji
-
Penusuk Polisi di Palembang Mengaku Teroris, Kapolda Sumsel: Tidak Langsung Dipercaya
-
Sumsel Pastikan Pembelajaran Tatap Muka Mulai Juli 2021
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD