SuaraSumsel.id - Kisah nahas dialami seorang guru TK/PAUD di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Belitang II, Kabupaten Ogan Komering Timur, Sumatera Selatan.
Dilansir dari sumselupdate.com - jaringan Suara.com, usai mengajar, janda satu anak menjadi korban penyiraman air keras oleh orang yang tidak dikenal alias OTD yang berjarak tidak jauh dari sekolah tersebut.
Peristiwa yang terjadi pada pukul 10.30 WIB, diketahui cairan yang digunakan pelaku penyiraman tersebut ialah asam sulfat atau yang biasa dikenal ‘cuka para’.
Biasanya, cairan untuk mengentalkan getah karet.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar di bagian wajah.
Karena kondisi korban kian mengkhawatirkan, korban kini dilarikan ke Rumah Sakit Umum Sriwijaya Bagian Mata Palembang.
Kepala Dinas Pendidikan OKU Timur melalui Asnari Kabid PAUD mengutuk keras peristiwa tragis tersebut. Ia menilai, pelaku tidak memiliki rasa perikemanusiaan sehingga tegah melakukan aksi tersebut.
“Mudah-mudahan pihak berwajib menjatuhkan hukuman yang sepadan dengan apa yang dilakukan pelaku, sebab melihat korban terancam penglihatannya buta,” tegas Asnari.
Bupati pun kabarnya menyalurkan bantuan bagi guru TK/PAUD ini.
Baca Juga: 158 Atlet dan Pelatih di Sumsel Divaksin COVID 19
Berita Terkait
-
Disiram Air Keras saat COD, Ayah Rifna Jual Motor untuk Biayai Perawatan
-
Disiram Air Keras saat COD, 30 Persen Tubuh Rifna Alami Luka Bakar
-
Usai Disiram Air Keras, Siswa SMK di Brebes Mendapat Pesan Soal Dendam
-
APES! Janji CODan, Wajah Rifna Malah Melepuh Disiram Air Keras
-
Janjian COD, Siswa SMK di Brebes Disiram Air Keras
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera