SuaraSumsel.id - Kompetisi Liga 2 2021 rencananya bakal kick off pada 17 Juni 2021. Menghadapi itu, petinggi Sriwijaya FC berkumpul untuk menggelar rapat internal.
Ada beberapa agenda yang dibahas Direksi PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) jelang kick off Liga 2.
Salah satunya, persiapan Laskar Wong Kito menghadapi Liga 2 2021.
Pertemuan terbatas para pejabat SFC tersebut digelar di Sekretariat Sriwijaya FC, Komplek PS Mall, Palembang, Sabtu (22/5/2021).
Para petinggi Sriwijaya FC tersebut sedang berpikir keras untuk mempersiapkan beberapa langkah untuk dapat mengantarkan Laskar Wong Kito ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
Rapat itu dihadiri Dirut PT SOM Hendri Zainuddin, Wadirut Hendra Gunawan, Dir Marketing Hendriansyah, Direktur Teknik Indrayadi, Direktur Keuangan Lutfi Zein dan Sekretaris Faisal Mursyid.
Wadirut PT SOM Hendra Gunawan mengatakan, jika rapat kali ini membahas cara untuk membawa Sriwijaya FC kembali lagi ke Liga 1.
Rapat ini sebenarnya rapat bulanan atau rutin, tapi memang beberapa hal dibahas.
“Rapat berjalan dengan penuh kekeluargaan, tujuannya memperkuat Sriwijaya FC yang akan turun sebentar lagi di Liga 2,” kata pria yang juga mantan Bupati Musi Rawas tersebut.
Baca Juga: LIB Berharap Penonton Diperbolehkan Hadir di Stadion dalam Jumlah Terbatas
Dalam rapat, jajaran direksi memberikan pandangan masing-masing.
Termasuk progress dan persiapan dari klub Laskar Wong Kito untuk mengarungi Liga 2 musim ini.
“Di sini kita sharing dan menyatukan tujuan bawa SFC ke Liga 1,” tegasnya H2G ,sapaan akrab H Hendra Gunawan.
Manajemen menekankan, jika untuk dapat membawa Laskar Wong Kito ke Liga 1, tak cukup pelatih dan pemain saja.
Butuh kekompakkan juga di dalam jajaran direksi PT SOM dan jajaran manajemen tim.
Manajemen dengan tim, pelatih, pemain ofisial dan supporter pun harus kompak dan bersatu.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Eks Caleg Nasdem yang Diusulkan Jadi Pelatih Timnas Gantikan John Herdman
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim
-
Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan