Puan Muharani dan Megawati menggunakan kain gambo Muba [instagram]
Untuk diketahui kain Gambo Muba ialah kain yang dikembangkan oleh kabupaten Musi Banyuasin sebagai kain khas. Dengan pembuatan menggunakan metode jumputan, kain Gambo Muba berasal dari pewarna alami, seperti halnya buah gambir.
Warna-warna yang dihasilkan pun alami, dan modern.
Pengembangan kain gambo ini mendorong perajin mengubah manfaat buah gambir yang selama ini dianggap limbah dan dinilai tidak berguna.
Belum lama ini, kain Gambo Muba pun dipromosikan di majalah internasional di Australia.
Berita Terkait
-
Megawati : Jangan Bersedih, Tuhan Bersemayam di Gubuk Orang Miskin
-
Masih Momen Lebaran, Said Didu Sindir Menohok Megawati Soal Korupsi
-
Ketua DPR Minta Pemda Lakukan Tracing Pemudik yang Terobos Penyekatan
-
Puan Maharani: Sambutlah Lebaran dengan Gembira dengan Berbagi Kebahagiaan
-
Larangan Mudik, Puan Maharani Minta Pemerintah Tunda Kedatangan WNA
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap