SuaraSumsel.id - Sebuah nama bagi anak ialah sebuah pengharapan, doa maupun identitas keluarga. Termasuk yang dialami bayi ini, nama yang diberikan sang kakek juga sangat unik.
Mereka yang mendengar atau membacanya dipastikan akan lama berfikir. Nama bayi laki-laki ini, Ghlynnyl Hylhyr Yzzyghyl.
Nama bayi Filipina, termasuk sulit dieja.
Dilansir dari hops.id - jaringan Suara.com, Sang kakek Estrera memutuskan menamai cucunya Ghlynnyl Hylhyr Yzzyghyl Mampuan Buscato karena alasan khusus.
Selain itu, ia pun akan menjuluki sang cucu dengan julukan konsonan sesuai dengan jenis kalimat konsonan yang diajari saat di bangku sekolah.
Nama Ghlynnyl Hylhyr Yzzyghyl merupakan gabungan beberapa huruf dari namanya serta nama ayah, ibu, dan nenek dari anak tersebut juga keponakannya.
“Jika saya akan memberinya nama, itu harus menjadi sesuatu yang berharga bagi keluarga kami. Nama anak itu tidak boleh dibuat-buat,” kata Estrera.
Karena nama yang begitu rumit, pembuat akta kelahiran Ghlynnyl Hylhyr Yzzyghyl sempat membuat bingung dan harus mencetak ulang dokumen karena salah mengeja namanya.
Estrera mengatakan kelak bayi konsonan akan diajari cara mengeja nama dan juga memberi tahu tentang asal-usul namanya.
Baca Juga: Pintu Masuk Utara Sumsel, Pemudik Bengkulu Diputar Balik di Lubuklinggau
“Sejak usia dini, kami akan mengajarinya menulis namanya. Kami akan menjelaskan asal-usul namanya sehingga anak itu akan tahu makna penting namanya,” kata Estrera.
Berita Terkait
-
Presiden Filipina Minta China Tarik Kembali Seribu Vaksin Sinopharm
-
Menlu Filipina Minta Maaf Pada China Setelah Mengumpat di Twitter
-
Selain India, Filipina Juga Berisiko Alami Lonjakan Kasus Virus Corona!
-
Update Covid-19 Global: Filipina Jadi Negara Kedua ASEAN Capai 1 Juta Kasus
-
7 Destinasi Wisata Filipina, Eksotis dan Sayang untuk Dilewatkan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel
-
Kabut Asap Makin Parah, Unsri Alihkan Kuliah ke Online, Kapan Kembali ke Kampus?
-
KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis