Bedanya, jurus baru ini dengan kemitraan yang sudah ada seperti kemitraan antara petani karet di Kabupaten Musi Rawas dan Lubuk Linggau, yaitu kelompok Mitra biasanya mengantar langsung karetnya ke pabrik Crumb Rubber, untuk ongkos angkut dan susut ditanggung pihak petani.
Dalam kemitraan jurus baru ini, pabrik berkewajiban mengambil karet di lokasi petani dengan ongkos angkut dan susut ditanggung oleh pihak perusahaan dan dibayar sesuai KKK yang disepakati dalam perjanjian.
Dengan jurus baru kemitraan ini maka kedua belah pihak sama-sama diuntungkan, dimana perusahaan Crumb Rubber dapat kepastian pasokan bahan baku dan petani Karet dapat kepastian harga.
"Hal ini sudah kita sampaikan kepada Ketua Gapkindo Provinsi Sumatera Selatan dan beliau (Alex Kurniawan) akan memfasilitasi pertemuan selepas Idul Fitri antara Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan dengan Anggota Gapkindo Provinsi Sumatera Selatan dan akan dihadiri oleh Ketua UPPB Provinsi Sumatera Selatan serta pihak pihak terkait," ujarnya seraya berharap dengan jurus baru kemitraan ini dapat memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik dan mempercepat kesejahteraan petani karet Sumatera Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
Car Free Day di Ampera Resmi Dimulai, Mampukah Bertahan atau Sekadar Seremonial?