SuaraSumsel.id - Kepolisian Daerah Sumater Selatan mengerahkan 2100 personel untuk menyekat jalur-jalur yang kerap dilewati oleh masyarakat pada arus mudik lebaran 2021.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait menggatakan, tahun ini penyekatan dilakukan antara provinsi dan kabupaten.
Sebanyak 2.100 personel akan diturunkan untuk menjaga 46 posko penyekatan, delapan titik berada antar provinsi dan 38 titik antara kabupaten dan kota.
"Jadi tahun ini kita akan melakukan penyekatan 46 titik, yakni provinsi maupun tingkat kabupaten dan kota. Delapan antar provinsi dan 38 kabupaten dan kota dengan penyekatan. Personilnya 2100 personel," katanya Kamis (29/4/21).
Di pos sekat itu nanti lanjut Hotman, akan banyak unsur lainnya terdiri dari Dinas Kesehatan, TNI, Satpol PP dan ada pihak terkait.
"Bakal ada pemeriksaan kepada masyarakat yang melintas, karena sesuai dengan edaran satgas Covid-19. Siapa saja yang melintas, sudah ada ketentuannya. Misal ia melakukan perjalanan dinas makan akan diminta surat tugas dan setempel basah. Kemudian untuk orang mau berobat mau melahirkan mengantarkan bahan sembako, BBM serta damkar semua boleh melintas," jelasnya.
Di singgung soal mudik lokal di Sumsel, polisi berpangkat melati tiga menjelaskan berdasarkan surat pemberitahuan Gubernur Sumatera Selatan. Setiap pos sekat bakal ada pemeriksaan kesehatan seperti Antigen atau geNosa C 19.
"Itu dilakukan guna memastikan bahwa seorang yang berpindah dari kabupaten ke kabupaten lainnya itu tidak positif Covid-19. Jika seorang dinyatakan positif jadi akan dilakukan isolasi mandiri tidak meneruskan perjalanan mudiknya," tandas ia.
Kontributor: Andika
Baca Juga: Korupsi KMK Bank Sumsel Babel dengan Kerugian Rp 13,4 Miliar Kembali Disidik
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel