SuaraSumsel.id - Naha sekali nasib yang harus dialami Puspa Dewi (31), warga Jalan Cempedak RT 03 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Perempuan separuh baya ini, nyaris tewas akibat dianiaya suaminya sendiri, Firmansyah.
Akibat penganiayaan tersebut, Puspa Dewi mengalami luka serius, jari tangannya putus hingga luka lebam di sekujur tubuhnya.
Puspa sari mengalami luka di bagian kepala belakang akibat dipukul pakai balok kayu, leher bekas cekikan, jari tangan kanan yang patah, perut dan mata lebam dan juga luka robek di bagian mulut.
Kini, korban pun masih menjalani perawatan intensif di RSUD Prabumulih.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi diduga lantaran pelaku yang kesal dan putus asa dengan masalah perekonomi rumah tangganya yang kian terpuruk.
Suaminya harus menganggur akibat pemutusan hubungan kerja saat pandemi Covid 19, ditambah mengalami sakit yang tidak diketahui jenis penyakitnya.
Saat kejadian tepatnya sebelum sahur pelaku memukul kepala korban pakai kayu balok lalu menindih perut dan mencekik bagian leher korban.
Tidak sampai disitu saja, suaminya juga memasukkan jari korban ke tenggorokan dan mematahkan jari tangan korban hingga putus. Hal itu diduga sengaja dilakukan Firmansyah untuk membunuh istrinya Puspa Dewi.
"Dia itu memang sengaja ma bunuh aku," kata Puspa Dewi kepada polisi.
Baca Juga: Setuju Konsep Ancol Pulau Kemaro, Herman Deru: Sumsel Ini Haus Wisata
Puspa Dewi menuturkan, sang suami sejak menikah pada 13 tahun ini memang ringan tangan alias suka memukul.
Dengan terbata-bata, Puspa Dewi meminta bantuan pihak kepolisian untuk segera menangkap sang suami karena sudah sanggup menahan kekerasan dan penganiayaan.
Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.
"Laporan keluarga korban telah kami terima, benar akibat penganiayaan itu istri korban harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat sejumlah luka bahkan jari tangan sampai putus," katanya.
Saat ini pihaknya masih memburu pelaku yang merupakan suami korban. "Kami masih buru pelaku karena usai melakukan penganiayaan pelaku langsung kabur," pungkasnya
Kontributor: Andika
Berita Terkait
-
Ngadu Dianiaya hingga Diusir dari Rumah, Yenny: Anak Saya Ditahan Suami
-
Oknum Guru di Cianjur Siksa Dua Santri Gegara Keluar Ponpes Tanpa Izin
-
Tak Pakai Jilbab saat Kakak Bertamu, Ibu Muda di Palembang Dianiaya Suami
-
Pembangunan Jalan Tol Indralaya - Prabumulih Capai 30 Persen
-
Polisi Sebut Ada Luka di Bagian Leher Mayat Dalam Plastik di Bogor
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan