SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota Palembang bekerjasama dengan BPPOM menyediakan pojok BPPOM guna memeriksa kualitas makanan. Saat ini, keberadaannya baru berada di lima pasar di kota Palembang.
BPOM membuka 'Pojok Pasar' di lima pasar tradisional yakni Pasar Tradisional Palima (KM5), Pasar Lemabang, Pasar 10 Ulu, Pasar Sekip Ujung, dan Pasar Tradisional Bukit Kecil.
Melalui pojok pasar dengan menggunakan bahasa Palembang 'Bucu Pasar' tersebut, diharapkan dapat dimanfaatkan warga kota ini untuk melakukan pengecekan bahan pangan dan makanan yang dibeli dari pedagang di pasar.
Dengan memanfaatkan ''Bucu Pasar'' barang belanjaan yang dibawa ke rumah dipastikan aman dikonsumsi atau terbebas dari zat kimia berbahaya bagi kesehatan setelah melalui proses pengecekan oleh petugas BPOM, kata Wakil Wali Kota.
Kepala Balai Besar POM Palembang, Yosef Dwi Irwan mengatakan pihaknya membuka tempat pengecekan makanan di pasar tradisional guna membantu masyarakat mengetahui kualitas makanan yang dibeli apakah mengandung bahan kimia.
"Melalui 'Bucu Pasar' masyarakat bisa membawa bahan pangan atau makanan yang dibeli di pasar untuk dilakukan pengecekan apakah aman dikonsumsi atau mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan.
Untuk melayani masyarakat melakukan pengecekan bahan pangan/makanan, petugas menggunakan rhodamin test kit sehingga hasilnya bisa diketahui dengan cepat, ujar Yosef (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Rutin Menabung di Bank Sumsel Babel, Camat di Belitung Timur Ini Tak Sangka Raih Rp550 Juta
-
Kabel Tower Telkomsel Dicuri di OKU Selatan, Kenapa Infrastruktur Telekomunikasi Mudah Dibobol?