SuaraSumsel.id - Sejarah masuknya ajaran agama Islam ke wilayah Uluan Sumatera Selatan atau Sumsel dan sekitarnya diteliti berdasarkan sumber-sumber data arkeologi.
Ketua tim peneliti dari Balai Arkeologi Sumsel Wahyu Rizky Andifani di Palembang mengatakan bahwa penelitian dilakukan di wilayah Kabupaten Muara Enim dan Ogan Komering Ulu dari 13 April hingga 4 Mei 2021.
Informasi mengenai awal mula Islam masuk ke wilayah Uluan Sumatera Selatan masih minim dan selama ini kebanyakan berasal dari sumber sejarah lisan.
"Informasi mengenai sejarah Islam yang ada di prasasti dan naskah serta sumber data arkeologi lainnya belum banyak ditelit," kata Wahyu seperti dilansir dari ANTARA, Minggu (18/4/2021).
Wahyu mengatakan benda-benda sejarah seperti nisan di permakaman muslim, masjid kuno, mushaf Al Quran kuno, serta prasasti beraksara ulu yang ditulis di tanduk dan bambu dala, menelisik sejarah masuknya Islam ke wilayah Uluan Sumsel.
"Ada juga naskah ulu, kaghas, daluwang, Arab-Melayu, dan arsip-arsip Belanda menjadi objek penelitiannya," dia menambahkan.
Penelitian mengenai sejarah masuknya Islam ke wilayah Uluan Sumsel antara lain melibatkan Retno Purwati, Titet Fauzi Rachmawan, dan Rizky Oktarika dari Balai Arkeologi Sumsel; Ghilman Assilmi yakni arkeolog dari Universitas Indonesia, Churmatin Nascoichah dari Balai Arkeologi Sumatera Utara, dan Lara Wilis yang antropolog UGM.
Nor Huda dari UIN Raden Fatah Palembang, Aryo Arum Binang dari Dinas Pariwisata Pagaralam, Nuzulur Romadona dari Komunitas Aksara Ulu di Fakultas Hukum UIN Raden Fatah, dan dua orang fotografer juga terlibat dalam kegiatan penelitian tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Jejak Kaki Dinosaurus Terbesar Ditemukan di Inggris
-
Arkeolog Temukan Kota Emas Hilang di Mesir, Berusia 3.000 Tahun
-
Kuburan Abad Pertengahan Ditemukan di Bawah Tempat Parkir Mobil
-
Bak Hewan Buas, Manusia Pernah Duduki Puncak Predator Selama 2 Juta Tahun
-
Wow! Arkeolog Temukan Artefak Berusia 9.000 Tahun Berkat Kelinci
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Waktu Imsak Palembang 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Gagal Umrah, Nenek Musi Rawas Tertahan di Jakarta, 12 Jemaah Bayar Lagi Rp70 Juta
-
Saldo Berkurang hingga Puluhan Juta, Ratusan Nasabah Geruduk Bank Jambi, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
10 Tempat Bukber Murah di Palembang di Bawah Rp50 Ribu, Cocok untuk Rame-Rame
-
Janji Loker Malaysia Berujung di Kamboja, 15 Warga Sumsel Diduga Korban TPPO, Ini Update Terbarunya